Share

Dalam Satu Minggu, Hewan Ternak Terkena PMK Bertambah 80 Ribu Ekor

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 320 2617103 dalam-satu-minggu-hewan-ternak-terkena-pmk-bertambah-80-ribu-ekor-7ntkqFe4ng.jpg Ilustrasi sapi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menjangkit hewan ternak semakin bertambah luas.

Sehingga jumlah hewan yang terjangkit PMK pun semakin banyak.

Catatan MNC Portal Indonesia, dalam kurun waktu kurang dari 7 hari yang terhitung pada periode 17-23 Juni 2022, jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK bertambah 81.013 ekor.

Dari sebelumnya terdapat 151.356 ekor, saat ini jumlah hewan sakit tercatat 232.549 ekor.

 BACA JUGA:Cegah Wabah PMK Meluas, Vaksinasi Hewan Ternak Terus Dipercepat

Sedangkan hewan sembuh hingga saat ini jumlahnya baru 75.350 ekor.

Hal tersebut diketahui melalui data yang di rilis dari situs siagapmk.id milik Kementerian Pertanian.

Hari ini Kementan juga mengupdate peta wilayah yang terserang wabah PMK, Kamis (23/6/2022), wilayah yang terkena wabah bertambah satu provinsi.

Sehingga setidaknya wabah PMK saat ini sudah ada di 19 provinsi dan 215 kabupaten/kota yang tertular.

Meningkatnya kasus hewan ternak yang kena wabah PMK ini juga mengukur tren kematian.

Jika dibandingkan dengan tanggal 17, hingga saat ini setidaknya hewan mati bertambah 635 ekor menjadi 1.333 atau naik hampir 50%.

Adapun hewan yang dilakukan pemotongan bersyarat mengalami peningkatan yang cukup siginifikan jika dibandingkan dengan catatan sebelumnya.

Jika sebelumnya 895 hewan ternak dilakukan pemotongan bersyarat, maka per hari ini jumlahnya sudah menjadi 2.248 ekor.

Meski demikian Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon), Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah bakal memberikan ganti rugi pada hewan ternak yang harus dilakukan pemotongan.

"Terkait dengan pergantian terutama terhadap hewan yang dimusnahkan ataupun dimatikan paksa, pemerintah akan menyiapkan ganti. Terutama untuk peternak UMKM itu sebesar Rp10 juta rupiah per sapi," kata Airlangga.

Kasus PMK paling banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur dengan total hewan sakit sebanyak 86.734, dibawahnya ada provinsi NTB dengan total kasus mencapai 35,888, dan ketiga ada Provisi Aceh dengan total kasus 28.514 ekor hewan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini