Sementara itu Indeks Harga Konsumen (IHK) di Malaysia naik 2,8% dibanding tahun lalu pada periode Mei 2022. Melonjaknya IHK di Malaysia, jaud di atas perkiraan para ekonom, berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan Reuters.
Kepala statistik Mohd Uzir Mahidin mengatakan inflasi makanan terus meningkat, mencapai 5,2% atau tertinggi sejak November 2011. Penyumbang inflasi berasal dari sektor transportasi (3,9%), restoran dan hotel (3,7%), perabot, peralatan rumah tangga dan pemeliharaan rutin rumah tangga (2,9%), aneka barang dan jasa (1,9%), serta jasa rekreasi dan budaya (1,8%). Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya mencatat kenaikan sebesar 1,2%, sedangkan pendidikan naik tipis 1%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)