Share

Sri Mulyani Blakblakan Belanja Negara Bisa Bengkak hingga Rp3.000 Triliun, Ini Penyebabnya

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 320 2619012 sri-mulyani-blakblakan-belanja-negara-bisa-bengkak-hingga-rp3-000-triliun-ini-penyebabnya-1nR8C8kolk.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa alasan mengapa dirinya memproyeksikan belanja negara di tahun 2022 bisa melonjak sentuh angka Rp3.000 triliun.

Dia mengatakan, hal ini karena adanya situasi global yang menyebabkan kenaikan harga pangan dan juga energi dunia.

"Demi menjaga daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih dan melindungi masyarakat dari kenaikan harga, maka pemerintah menambah anggarannya. Ini kemudian menyebabkan postur APBN yang semula Rp2.750 triliun naik menjadi di atas Rp3.000 triliun." ujar Sri dalam acara Merdeka Belajar Episode 21: Dana Abadi Perguruan Tinggi di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Sebagai informasi, pada bulan Mei 2022 lalu DPR menyetujui tambahan anggaran Rp380 triliun untuk membayar kompensasi dan subsidi energi. Tambahan anggaran tersebut karena harga minyak dunia rata-rata USD120 per barel, naik hingga hampir dua kali lipat dibandingkan asumsi APBN 2022 seharga USD63 per barel. Adapun tambahan subsidi dan kompensasi ini untuk menahan kenaikan dan menjaga kestabilan BBM, LPG. dan listrik di Indonesia.

"Bayangkan kalau tidak ada subsidi, harga BBM ini sudah naik 2 kali lipat. Tapi kita tidak press itu dan tidak bisa dicover sendiri sama BUMN, makanya subsidi naik," ungkap Sri.

Selain tambahan subsidi Rp380 triliun, pemerintah saat ini juga sedang menunggu pengajuan tambahan anggaran sebesar Rp154 triliun disetujui oleh DPR RI. Dia pun menegaskan bahwa bengkaknya belanja negara ini tidak mengandalkan penarikan utang pemerintah, tetapi Indonesia mendapatkan keuntungan dari lonjakan harga komoditas global yang mencakup ekspor komoditas unggulan Indonesia.

"Dari kenaikan komoditas ini kita dapat windfall. Ini buat dipakai buat apa? Salah satu yang penting saat ini melindungi masyarakat, pemulihan ekonomi dan kesehatan APBN, tiga tujuan ini sangat penting," ucap Sri.

Bahkan, Sri mengatakan bahwa berbagai subsidi energi tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia, baik dalam bentuk konsumsi listrik dan BBM, termasuk juga para pengguna BBM jenis Pertamax.

"Jadi subsidi yang dinikmati listrik, ke sini naik mobil, walaupun anda beralasan "saya pakai Pertamax bu", Pertamax itu juga bagian dari subsidi, karena harga yang saat ini masih di bawah nilai keekonomiannya," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini