Share

Cita Mineral Investindo (CITA) Tebar Dividen Rp217,8 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis · Jum'at 01 Juli 2022 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 278 2621539 cita-mineral-investindo-cita-tebar-dividen-rp217-8-miliar-HYyQpgQ2x6.jpg Cita Mineral Investindo bagikan dividen (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) akan membagikan dividen total sebesar Rp217,8 miliar dari laba bersih tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp568,3 miliar. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Direktur CITA Yusak Lumba Pardede mengatakan, pada RUPST tahun ini manajemen telah mendapatkan persetujuan untuk membagikan dividen dari laba bersih tahun 2021 senilai Rp55 per saham.

"Langkah ini sebagai bentuk apresiasi kami kepada para pemegang saham yang selama ini telah mendukung dan kami selama ini," ujar Yusak dalam Paparan Publik CITA, Kamis (30/6/2022).

CITA yang merupakan emiten di bidang pertambangan bauksit dan produsen Smelter Grade Alumina (SGA) di Indonesia melalui entitas asosiasinya PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (“WHW”), mencatatkan kinerja positif. Sampai kuartal pertama 2022, CITA membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,2 triliun.

Capaian ini meningkat 24,6% dibandingkan penjualan bersih CITA di kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp964,6 miliar. Sementara laba tahun berjalan mengalami koreksi akibat kenaikan beban penjualan menjadi Rp127,7 miliar dibandingkan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp165,7 miliar.

Yusak menambahkan bahwa Perseroan optimis dapat meningkatkan pangsa pasar penjualan serta profitabilitas, termasuk peningkatan kinerja di tahun ini.

"Hal ini seiring penyelesaian fasilitas pemurnian WHW yang ditargetkan mulai produksi tahun ini. Dengan tambahan produksi hingga dua juta ton pertahun ditambah permintaan terhadap Alumunium yang terus meningkat," jelasnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2021, Perseroan berhasil menjual 8,41 juta DMT MGB dimana sebanyak 86,73% atau sekitar 7,29 juta DMT merupakan penjualan ekspor sedangkan sisanya sebanyak 1,12 juta DMT dijual di dalam negeri. Jumlah volume penjualan meningkat 5,79% dibandingkan tahun 2020.

Peningkatan ini berkontribusi terhadap kenaikan nilai penjualan 2021 sebanyak Rp233,71 miliar menjadi Rp4,58 triliun. CITA memperoleh kuota ekspor bauksit olahan atau MGB sebesar 4,04 juta WMT pada Maret 2021 dan 4,3 juta WMT pada November 2021 untuk periode 2021-2022 serta 1,3 juta WMT kuota relaksasi untuk periode 2021.

Sementara itu, Hidayat Sugiarto, Deputy Finance and Accounting Department Head WHW menegaskan, saat ini proses pembangunan fase II WHW sudah mencapai 100%. WHW sudah melakukan uji produksi pada fasilitas pembangunan fase II.

"Penyelesaian pembangunan fase II WHW ini akan memperkuat pondasi CITA dan WHW sebagai produsen bauksit dan alumina di Indonesia," kata Hidayat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini