Share

UEA Apresiasi Garuda Indonesia, Erick Thohir: Tak Ada Niat Baik yang Sia-Sia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 01 Juli 2022 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 320 2621798 uea-apresiasi-garuda-indonesia-erick-thohir-tak-ada-niat-baik-yang-sia-sia-gHJ33rMo9q.jpg Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut keberhasilan restrukturisasi utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mendapat apresiasi dari banyak pihak.

Salah satunya, maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA), Etihad.

Apresiasi ini disampaiakan saat Erick bertemu dengan Chairman Etihad, H.E Mohamed Ali Al Shorafa di negara tersebut.

 BACA JUGA:Erick Thohir Minta Citilink Godok Pasar Penerbangan Bertarif Rendah

Keberhasilan restrukturisasi itu pun menjadi awal dari upaya penjajakan kerja sama antara Garuda Indonesia dan Etihad.

"Tak ada niat baik yang berakhir sia-sia. Usaha kami dalam restrukturisasi Garuda Indonesia mendapat apresiasi luar biasa dari beberapa pihak, termasuk dari Etihad maskapai penerbangan dari Uni Emirat Arab," ungkap Erick dalam laman Instagramnya, Jumat (1/7/2022).

Erick memang membidik investor baru bagi emiten bersandi saham GIAA itu.

Proses ini usai perusahaan memperoleh homologasi atau kesepakatan damai dalam Penundaan Pembayaran Kewajiban Utang (PKPU).

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko memastikan akan ada dua jenis investor yang akan didekati pemegang saham.

Keduanya adalah maskapai penerbangan asing dan investor finansial.

"Jadi ada dua jenis investor yang kita dekati," kata Tiko saat konferensi pers di Kementerian BUMN beberapa waktu lalu.

Tiko optimis bahwa investor kembali melirik rencana bisnis Garuda Indonesia.

Ini lantaran pasar penerbangan domestik cukup menjanjikan.

Dia pun berharap ada pemain utama industri penerbangan asing yang segera menjajaki kerja sama.

"Ada satu kombinasi yang bagus apabila ada pemain hub yang bisa menjadi investor, kita membawa market domestik yang kuat. Kita cukup optimis bahwa akan ada yang berminat ke sana," tegasnya.

Diketahui, maskapai penerbangan pelat merah akan menambah jumlah armada pesawatnya.

Di lain sisi, perusahaan juga membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan pesawat yang tidak beroperasi saat ini.

Tiko menyebut hingga akhir bulan ini seluruh pesawat yang terparkir dapat beroperasi.

"Jadi kemarin pesawat-pesawat kita yang masih operasi, hari ini sebagian masih dalam kondisi tidak bisa terbang, karena masih harus ada pemeliharaan, kita akan dorong hingga bulan ini sehingga pesawat kita bisa beroperasional penuh dan nanti di triwulan IV kita mulai benar-benar optimalkan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini