Share

Total Pendapatan BUMN Rp1.983 Triliun Setara 99% APBN

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 320 2623415 total-pendapatan-bumn-rp1-983-triliun-setara-99-apbn-YAnZwJTLCI.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan total pendapatan BUMN setara 99% pendapatan APBN. Kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara pun terus meningkat.

Erick Thohir mencatat, sepanjang 10 tahun terakhir, nilai kontribusi BUMN sebesar Rp4.013 triliun.

Baca Juga: DPR Setujui 10 BUMN Dapat PMN Rp73,26 Triliun, Erick Thohir Janji Bawakan Hasil Terbaik

Di sisi kinerja 2021, Erick menyampaikan keberhasilan transformasi yang dicanangkan ini terlihat dari sejumlah pencapaian yang ditorehkan BUMN. Salah satunya laba bersih BUMN.

"Total pendapatan BUMN Rp1.983 triliun atau setara 99% dari pendapatan APBN," kata dia, dalam rapat kerja bersama Komisi VI, Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Pamer Kontribusi BUMN 3 Tahun Terakhir, Rp1.200 Triliun untuk Negara

Menurutnya, perbaikan kinerja BUMN juga berdampak positif terhadap kontribusi untuk negara. Dia mencatat total pajak, dividen, dan PNBP yang diberikan BUMN secara konsolidasi mencapai Rp 371 triliun.

"Terima kasih kepada pimpinan dan anggota Komisi VI yang mendorong konsolidasi BUMN, dari 108 BUMN menjadi 41 BUMN. Alhamdulillah laba 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tadinya Rp13 triliun, sekarang dengan segala efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung Komisi VI, laba untuk 2021 sebesar Rp 126 triliun. Ini adalah prestasi yang saya rasa luar biasa," ucap Erick.

Sementara itu, kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara naik hingga Rp50 triliun. Jumlah ini terjadi selama 3 tahun belakangan.

Erick Thohir menyebut kenaikan nilai kontribusi merupakan akumulasi dari dividen, pajak, dan bagi hasil. Sehingga selama 3 tahun terakhir kontribusi mencapai Rp1.200 triliun.

"Artinya 3 tahun terakhir ini ada kenaikan masing-masing per tahun Rp50 triliun lebih tinggi dari tahun sebelumnya, secara kumulatif. Ini merupakan hasil dari upaya kerja sama antara Kementerian BUMN dan Komisi VI," ujar Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini