Share

Masuk Area Perkantoran hingga Mal Wajib Vaksin Booster, Ini Kata Luhut

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 05 Juli 2022 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 320 2623767 masuk-area-perkantoran-hingga-mal-wajib-vaksin-booster-ini-kata-luhut-BPFN3GtV0a.JPG Ilustrasi area publik. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan dibalik penerapan kebijakan vaksin booster sebagai syarat masyarakat masuk mal dan area publik lainnya.

Menurut Luhut hal tersebut dilatarbelakangi oleh capaian vaksinasi booster yang masih rendah.

"Berdasarkan data Peduli Lindungi, dari rata-rata orang masuk mal perhari sebesar 1,9 juta orang, hanya 24,6 persen yang sudah booster. Di tengah peningkatan kasus yang terjadi, hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, mengingat antibodi masyarakat akan semakin berkurang," ujar Luhut dalam keterangan resminya, Selasa (5/7/2022).

 BACA JUGA:Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal hingga Pasar

Maka dari itu, sambungnya, untuk mendorong vaksinasi booster maka syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah menjadi vaksinasi booster.

"Sentra vaksinasi di berbagai tempat, seperti bandara, stasiun kereta, terminal, dan pusat perbelanjaan juga akan diaktifkan kembali untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksinasi,” jelasnya.

Dia menambahkan juga telah meminta kepada TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah untuk kembali mendorong kebijakan vaksinasi dan juga tracing.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus secara meluas ke depannya sekaligus mempersiapkan langkah-langkah mitigasinya.

“Pemerintah hingga hari ini masih dan akan terus memberlakukan aturan PPKM Jawa-Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan. Semua akan mengikuti hasil evaluasi yang dipimpin langsung oleh Presiden secara berkala,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini