Share

Lelang 7 Surat Utang, Sri Mulyani Dapat Rp13,8 Triliun

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 05 Juli 2022 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 320 2624230 lelang-7-surat-utang-sri-mulyani-dapat-rp13-8-triliun-jYeZn8X00q.jfif Lelang 7 Surat Utang Negara. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Pemerintah melaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada tanggal 5 Juli 2022 untuk seri SPN03221005 (new issuance), SPN12230330 (reopening), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (reopening), FR0092 (reopening) dan FR0089 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia. Total penawaran yang masuk sebesar Rp25,9 triliun.

Sementara itu, total nominal yang dimenangkan dari tujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp13,8 triliun.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Deni Ridwan mencatat, kondisi pasar domestik masih dibayangi kehati-hatian mengantisipasi tingginya tingkat inflasi global dan kemungkinan terjadinya resesi di AS.

Baca Juga: Samurai Bond Laris Manis, Sri Mulyani Kantongi Investasi Rp9,04 Triliun

Selain itu, kebijakan bank sentral lebih lanjut dalam mengendalikan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi masih menjadi fokus utama investor.

"Namun demikian, pelaku pasar merespon dengan baik penurunan target lelang SBN seiring dengan proyeksi realisasi penurunan defisit APBN 2022 dengan mengurangi target penerbitan SBN (Neto) menjadi Rp961 triliun dari Rp991 triliun melalui Perpres nomor 98 Tahun 2022. Respon positif investor tercermin dari bids yang masuk pada lelang hari ini sebesar Rp25,98 triliun yang secara bid to cover ratio meningkat menjadi 1,88 kali dibanding sebelumnya 1,86 kali," ujar Deni di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga: Pemerintah Tawarkan Surat Utang SBR011, Berapa Kuponnya?

Dia mencatat, seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun kembali mendominasi demand investor pada lelang hari ini, yang mencapai 73,73% dari total incoming bids dan 66,67% dari total awarded bids. Selain itu incoming bids terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp13,66 triliun atau 52,57% dari total incoming bids dan dimenangkan sebesar Rp5,5 triliun atau 39,86% dari total awarded bids.

Selain itu, partisipasi investor asing mayoritas juga pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp3,57 triliun atau 13,74% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp1,69 triliun atau 47,31% dari total incoming bids investor asing.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung dinamis terpengaruh kondisi global. Untuk FR0091 (SUN benchmark tenor 10 tahun) WAY yang dimenangkan lebih rendah 21 bps dibanding lelang sebelumnya.

"Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, maka Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp13,8 triliun. Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2022," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini