Share

Simak 4 Fakta Lowongan CPNS 2022 Dibuka untuk Guru, Dokter hingga Dosen

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 10 Juli 2022 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 09 320 2626533 simak-4-fakta-lowongan-cpns-2022-dibuka-untuk-guru-dokter-hingga-dosen-x95VKL4UEV.jpg Lowongan CPNS 2022 Segera Dibuka. (Foto: Okeone.com)

JAKARTA – Lowongan CPNS 2022 akan dibuka untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Formasi yang dibuka di antaranya dosen dan dokter.

Berikut fakta lowongan CPNS 2022 dibuka untuk guru, dokter, dan dosen yang dirangkum di Jakarta, Minggu (10/7/2022).

1. Diprioritaskan untuk Guru

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Ad Interim Mahfud MD mengungkapkan bahwa pemerintah mengusulkan seleksi calon PNS 2022 dibuka sebanyak 1.086.128 orang. Dari jumlah tersebut diprioritaskan untuk guru.

Baca Juga: Lowongan CPNS 2022, Sekolah Kedinasan Dibuka 8.941 Formasi

"1.035.811 untuk formasi PPPK, dengan alokasi terbesar di daerah untuk guru 758.018 serta fungsional 184.239," ujar Mahfud.

2. Formasi Lainnya

Sedangkan untuk formasi CPNS di pusat, PPPK guru dibuka 45 ribu formasi. Dosen 20 ribu formasi. Selain itu untuk formasi dokter dan tenaga kesehatan 3 ribu. Sedangkan jabatan teknis dibuka 25.554 formasi.

Baca Juga: Lowongan CPNS 2022 Prioritaskan Guru, Segini Formasi yang Dibutuhkan

Sedangkan untuk Sekolah Kedinasan dibuka 8.941 formasi.

3. Buka Lowongan PPPK

Pemerintah menfokuskan rekrutmen PNS tahun ini dengan membuka lowongan pada pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah akan melakukan rekrutmen ASN tahun ini. Namun begitu rekrutmen ASN akan difokuskan.

“Untuk sementara rekrutmen TA 2022 difokuskan pada PPPK terlebih dahulu, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar kependidikan (guru) dan tenaga pelayanan kesehatan,” katanya.

4. Transformasi Digital

Tjahjo Kumolo mengatakan hal tersebut dilakukan karena saat ini pemerintah tengah melakukan transformasi digital menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sehingga, perlu dikaji secara menyeluruh dampaknya kepada kebutuhan ASN di semua instansi Pemerintah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini