Share

IPO, Moratelindo (MORA) Siapkan Belanja Modal Rp1,4 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 13 Juli 2022 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 278 2628924 ipo-moratelindo-mora-siapkan-belanja-modal-rp1-4-triliun-g9qHKr3F5c.jpg Melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo telah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini hingga Rp1,4 triliun.

“Tahun ini kami menyiapkan capex Rp1,4 triliun untuk pengembangan backbone, akses, penambahan kapasitas, ducting, fiber to home, dan data center," kata Wakil Direktur Utama Mora Telematika Indonesia, Jimmy Kadir di Jakarta, Rabu (13/7/2022).

Disampaikannya, pendanaan belanja modal ini akan berasal dari aksi korporasi penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Pada aksi korporasi tersebut, Moratelindo melepas sebanyak-banyaknya 2,61 miliar saham atau 11% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan. Calon emiten infrastruktur telekomunikasi ini memperkirakan dapat meraih dana IPO hingga Rp1,03 triliun.

"Tapi kami masih punya rasio untuk melakukan pinjaman, dan fasilitas dari bank," ucap Jimmy.

Sementara itu, Direktur Utama Moratelindo Galumbang Menak menuturkan, investasi MORA akan difokuskan untuk memperluas coverage, memperluas akses fiber to the home dan building, ducting, dan memperbesar kapasitas pusat data atau data center milik perseroan.

"Sekarang ini kami memiliki data center yang kapasitasnya sudah 70% dan akan segera kami upgrade atau perbesar kapasitasnya," tuturnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Adapun Galumbang optimistis pendapatan dan laba Moratelindo pada 2022 masih mampu tumbuh di atas industri yang hanya single digit. "Kami tiga tahun ini tumbuh berturut-turut dua digit, di atas industri yang tumbuh hanya satu digit. Kami harap aksi korporasi ini membuat pertumbuhan kami berkelanjutan ke depan," kata dia.

Selain menggelar IPO, perseroan mengadakan program alokasi saham kepada karyawan sebanyak-banyaknya 0,25% saham dari saham yang ditawarkan dalam penawaran umum perdana saham atau sebesar 6.526.200 saham.

Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan sekitar 85% untuk kebutuhan investasi termasuk namun tidak terbatas pada ekspansi jaringan, termasuk backbone, lastmile, capacity upgrades, dan infrastruktur pasif.

Selanjutnya sekitar 15% akan digunakan untuk modal kerja dan kegiatan umum usaha perseroan. Adapun pemegang saham MORA saat ini adalah PT Gema Lintas Buana 33,78%, PT Candrakarya Multikreasi 40,68%, dan PT Smart Telecom 20,51%.

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia mencatat 37 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham atau IPO di BEI. Ada sejumlah perusahaan teknologi yang masuk dalam daftar tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini