Share

Impian Bu Tien dan Pak Soeharto Bangun TMII 47 Tahun Lalu, Kini Disiapkan Jadi Lokasi G20

Tim Okezone, Okezone · Rabu 13 Juli 2022 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 470 2629033 impian-bu-tien-dan-pak-soeharto-bangun-tmii-47-tahun-lalu-kini-disiapkan-jadi-lokasi-g20-Jyne19Bceh.jpg Renovasi Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sedang direnovasi dan akan selesai akhir bulan ini. Renovasi menggunakan anggaran sebesar Rp1,2 triliun.

Taman Mini sangat melekat nama Presiden RI Soeharto. Pasalnya, Soeharto dan istrinya ingi memiliki pusat kebudayaan peninggalan nenek moyang yang akhirnya nanti bisa berfungsi sebagai tempat rekreasi, tempat pendidikan, dan juga tempat untuk mengembangkan kebudayaan.

Mengutip dari buku “Soeharto: Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya” yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH, diterbitkan PT Citra Kharisma Bunda Jakarta, 1982. Proyek yang dicita-citakan Presiden Soeharto bersama istri ketika itu pun terlaksana, dibangun mulai 1975 atau tepatnya 47 tahun yang lalu.

Proyek Taman Mini pun mendapat banyak kritikan. Namun, sebenarnya pihak yang mengkritik itu belum tahu tujuan Soeharto.

Baca Juga: Menteri PUPR: Renovasi TMII Sudah 70%, Akan Selesai Akhir Juli 2022

Mereka khawatir bahwa pembangunan itu akan membuat pemborosan saja dan tidak ada artinya. Padahal tujuan kami bukan seperti yang dikhawatirkannya itu.

Sekian tahun kemudian, proyek tersebut menunjukkan bahwa setelah Taman Mini Indonesia Indah itu (TMII) jadi, pengkritik-pengkritik itu akhirnya mengakui manfaatnya.

Tidak bisa tidak! Rekreasi makin hari makin terasa sebagai kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Daya tahan tubuh, mental dan pikiran ada batasnya. Karena itu, diperlukan pemulihan kekuatan dan kesegaran baru, hingga timbul kekuatan baru untuk bekerja keras pada waktu selanjutnya.

Jika anggota masyarakat memiliki kekuatan baru, maka sebagai bangsa, kita pun mampu melaksanakan tugas yang lebih besar dan berat. Karena itu, rekreasi besar manfaat dan artinya bagi bangsa yang sedang membangun.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Seru Bareng Anak, Cocok Buat Habiskan Masa Liburan Sekolah

Dari tahun ke tahun proyek yang berharga dan diperlukan orang banyak itu kita tambah dan kita perbaiki terus. Penambahan sarana baru di Taman Mini itu, di tahun 1986, yakni berupa Istana Anak-Anak Indonesia, Taman Bunga, Keong Emas, Museum Asmat, Pusat Informasi Budaya dan Wisata serta Taman Among Putera mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Turis-turis dari luar negeri pun bertambah banyak saja yang menyaksikan proyek itu.

"Tujuan utama pembangunan TMII itu adalah untuk menyediakan suasana rekreasi yang sehat bagi masyarakat, tempat pendidikan dalam arti luas, tempat pengenalan dan pengembangan seni budaya bangsa Indonesia dan salah satu pengembangan dunia kepariwisataan. Semuanya itu diletakkan dalam kerangka besar sumbangan bagi perkembangan dan pertumbuhan bangsa yang sedang membangun masyarakat Pancasila," jelas dia.

Kini Taman Mini Indonesia Indah sedang dalam tahap renovasi. Biaya yang dikeluarlkan negara pun sangat besar sekira Rp1,2 triliun.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan, salah satu perbaikan yang tengah dilakukan adalah penataan lanskap pulau-pulau di Danau Archipelago. Sejauh itu dilakukan perbaikan anjungan provinsi yang sebelumnya terkotak-kotak dengan pagar besi beton.

"Sekarang menjadi menyatu tanpa sekat antar anjungan dengan lansekap hijau yang baik," ujar Menteri Basuki.

Dalam tinjauan langsung ke TMII kemarin, Menteri Basuki juga melihat langsung rehabilitasi Gedung Sasono dan Tugu Api/Pancasila.

"Di Sasono Utomo kita rehabilitasi bangunan lamanya, kita sesuaikan karpetnya diganti dengan marmer supaya lebih sehat.

Selanjutnya Tugu Api/Pancasila yang sebelumnya lantai keramik bakal dijadikan rumput dengan motif seperti desain awal. Menurut Menteri Basuki hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi agar terlihat lebih alami, lebih hijau tidak didominasi bangunan beton.

Selain untuk peningkatan layanan wisata, Menteri Basuki mengungkapkan renovasi TMII juga untuk persiapan Presidensi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November mendatang.

"Menurut rencana ini akan dipakai lokasi dinner G20. Tapi sebetulnya bukan itu tujuan utamanya, melainkan untuk meningkatkan pelayanan destinasi wisata," kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki menyatakan, saat ini progres rata-rata seluruh pekerjaan renovasi TMII sudah di atas 70% dan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2022. "Kecuali pada pekerjaan Tugu Pancasila/Tugu Api karena harus dipasang 17 layer tembaga yang detailnya mungkin akan selesai pada Agustus 2022.

Kawasan TMII merupakan suatu kawasan taman wisata yang merangkum ragam budaya bangsa Indonesia, termasuk aspek kehidupan sehari-hari yang ditampilkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan aneka busana, tarian dan tradisi daerah.

Dengan adanya renovasi di kawasan TMII jelang KTT G20, diharapkan dapat merepresentasikan keragaman dan kekayaan potensi daerah dan budaya yang ada di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini