Share

Anak Usaha BRI Segera Terbitkan Obligasi Rp700 Miliar

Antara, Jurnalis · Selasa 19 Juli 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 278 2632362 anak-usaha-bri-segera-terbitkan-obligasi-rp700-miliar-pPpW0etOI6.jfif BRI Finance Berencana Terbitkan Obligasi. (Foto: okezone.com/Freepik)

JAKARTA- PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance (BRIF) berencana menerbitkan obligasi Rp700 miliar di tahun ini. dana hasil penawaran umum obligasi BRIF akan digunakan untuk ekspansi bisnis berupa pemberian fasilitas pembiayaan kepada calon-calon debitur. Obligasi BRIF telah mendapat peringkat idAA (double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

"Pada semester II tahun 2022, manajemen BRIF melakukan sejumlah strategi bisnis, di antaranya, optimalisasi single gateway auto loan BRI Group, pengembangan digitalisasi bisnis dan payment gateway, penguatan struktur, kebijakan, dan digitalisasi sistem sumber daya manusia (SDM), dan implementasi fast track approval," ujar Direktur Utama BRIF Azizatun Azhimah, dikutip dari Antara, Selasa (19/7/2022).

Dirinya pun menargetkan dapat meningkatkan total pembiayaan baru di atas Rp 5 triliun pada 2022. Dia mengatakan ekspektasi itu berasal dari pembiayaan mobil baru, bekas, dan sepeda motor.

Baca Juga: Fasilitasi Pembiayaan Kepemilikan Mobil, MNC Finance dan BRI Finance Jalin Kerja Sama

"BRIF menawarkan tiga jenis pembiayaan, yaitu pembiayaan konsumer, komersial dan korporasi. Pembiayaan konsumer meliputi pembiayaan mobil baru, mobil bekas, pembiayaan motor, dan pembiayaan fasilitas dana melalui BRIfast," ujar Azizatun.

Sementara pembiayaan komersial, lanjut Azizatun, terbagi dalam dua jenis yaitu pembiayaan investasi dan pembiayaan modal kerja dan SPK financing. Adapun pembiayaan korporasi mencakup pembiayaan COP, MOP dan Sewa Operasi (BRIFleet).

Per Mei 2022, total piutang pembiayaan BRIF mencapai Rp5,6 triliun. Angka tersebut naik sekitar 29 persen secara tahunan dan tumbuh sekitar 18 persen dari Desember 2021. Per Mei 2022, porsi piutang pembiayaan multiguna tercatat sebesar 68 persen, naik dari 59 persen pada Desember 2021.

Baca Juga: Jalin Kolaborasi Erat, MNC Finance Konsisten Berikan Reward untuk Top Elite Sales Agent 2021

Selain itu, BRIF juga berhasil meningkatkan kinerja keuangan dan kualitas aset. Total aset tercatat sebesar Rp6,3 triliun pada Mei 2022 atau naik 21 persen (year to date). Kontribusi terbesar dari peningkatan aset berasal dari piutang pembiayaan konsumen dan kenaikan pada aset sewa operasi.

Selama 2021, BRIF mampu membukukan pendapatan operasional sebesar Rp 612 miliar, naik sebesar 24 persen dari Rp493 miliar pada 2020. Pencapaian itu sejalan dengan pertumbuhan pada piutang pembiayaan.

Sementara beban operasional relatif terjaga dengan naik sebesar 15 persen dari Rp482 miliar pada 2020 menjadi Rp555 miliar pada 2021.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Laba bersih BRIF tercatat sebesar Rp43 miliar pada 2021 atau melesat 803 persen dibandingkan dengan hanya sebesar Rp5 miliar pada 2020. Return on Equity (ROE) tercatat meningkat menjadi 3,8 persen pada 2021.

Laju pertumbuhan laba bersih BRIF tercatat jauh di atas rata-rata industri yang mencatat pertumbuhan sebesar 118 persen.

Azizatun menyampaikan sampai dengan Mei 2022, pendapatan operasional BRIF telah mencapai Rp327 miliar, lebih dari setengah pencapaian BRIF pada 2021 dan meningkat 48 persen dari raihan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp220 miliar. Pendapatan BRIF meningkat selaras dengan pertumbuhan pada portofolio pembiayaan.

"Laba bersih BRIF mencapai Rp25 miliar pada Mei 2022 atau naik signifikan 126 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11 miliar. Pencapaian ini sejalan dengan peningkatan signifikan pada pendapatan, sementara beban relatif dapat terjaga," ujar Azizatun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini