Share

Jokowi Minta Jepang Selesaikan Proyek Strategis RI, Apa Saja?

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 27 Juli 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 320 2637182 jokowi-minta-jepang-selesaikan-proyek-strategis-ri-apa-saja-zv4vy4N8pN.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Perdana Menteri (PM) Jepang Kishida Fumio untuk mempercepat penyelesaian beberapa proyek strategis di Indonesia. Salah satunya MRT Jakarta.

"Beberapa proyek strategis yang saya sampaikan agar di percepat penyelesaiannya antara lain MRT Jakarta untuk north dan southnya kemudian fase kedua dan juga east west untuk fase yang pertama," ujar Jokowi dalam keterangannya yang dikutip dari tayangan YouTube Reuters, Rabu (27/7/2022).

Selain MRT, Jokowi minta Jepang untuk membantu menyelesaikan kawasan industri Papua dan perluasan Pelabuhan Patimban.

"Kemudian kawasan industri di Papua Barat, perluasan pelabuhan Patimban dan jalan tol akses Patimban, kami juga membahas komitmen kerja sama bagi kelanjutan proyek gas Masela," kata Jokowi.

Jokowi juga berharap dukungan pengetahuan dan teknologi baru Jepang untuk mendukung beberapa proyek strategis Indonesia terutama untuk hilirisasi komoditas alam, pengembangan mobil dan motor listrik, serta sektor kesehatan dan pangan.

"Secara khusus saya mengajak Jepang untuk mendukung percepatan pencapaian target net zero emission Indonesia melalui advokasi inovatif teknologi seperti teknologi hidrogen dan amunia," kata Jokowi.

Jokowi juga menawarkan kerja sama yang lebih intensif terkait pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Jepang.

"Indonesia juga menawarkan kerja sama yang lebih intensif untuk pengiriman tenaga kerja Indonesia ke Jepang dan untuk itu kami mengharapkan dukungan Jepang dalam persiapan tenaga kerja yang akan bekerja di Jepang," jelasnya.

Selain itu, terkait isu-isu regional dan global, Jokowi menyampaikan penghargaan atas dukungan Jepang terhadap presidensi Indonesia di G20 untuk memberikan kontribusi signifikan bagi pemulihan ekonomi global.

"Untuk kawasan Indo-Pasifik tahun depan Indonesia akan menjadi Ketua Asean dan Jepang akan menjadi Ketua G7 kami akan terus berkoordinasi dalam merumuskan agenda prioritas keketuaan agar lebih memberikan kontribusi terhadap perdamaian dan kesejahteraan di kawasan dan di dunia," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini