Share

PNBP Naik Tajam Berkat Setoran Dividen BUMN

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 320 2641933 pnbp-naik-tajam-berkat-setoran-dividen-bumn-VCKPkIgirt.jpeg Setoran dividen BUMN bikin PNBP naik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Setoran dividen BUMN di semester I 2022 berkontribusi positif terhadap melonjaknya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kekayaan Negara Dipisahkan (KND). PNBP KND naik hingga 122,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu/year-on-year(yoy).

"Sepanjang semester I/2022, realisasi penerimaan KND mencapai Rp35,5 triliun atau sudah mencapai 95,7% dari target pagu sebesar Rp37,1 triliun. Angka ini naik signifikan, dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu senilai Rp15,9 triliun atau kontraksi hingga 65,6% yoy," ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatawarta, Kamis(4/8/2022).

Isa pun berterima kasih kepada Kementerian BUMN dan juga DJKN yang sudah mempercepat pembayaran dividen-dividen kepada pemegang saham atau pemerintah, sehingga PNBP KND sudah terkumpul 95,7% dari target.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PNBP Sumber Daya Alam (SDA) dan KND Kemenkeu Kurnia Chairi mengatakan bahwa setoran dividen BUMN yang sudah diterima mencapai Rp24,5 triliun.

Adapun rinciannya, PT Bank BRI Tbk dengan setoran dividen paling besar mencapai Rp14 triliun, diikuti PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp4,7 triliun, dan PT Bank BNI Tbk sebesar Rp1,6 triliun.

Kemudian, berasal dari non perbankan sebesar Rp10,6 triliun, nominal terbesar dari PT Telkom Indonesia Tbk sebesar Rp7,3 triliun, PT Pelindo Rp1,3 triliun, Mind ID Rp900 miliar, PT Semen Indonesia Rp522 miliar, Bio Farma Rp150 miliar.

"Sisanya ada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang hanya menyetorkan dividen Rp150-220 miliar," tambahnya.

Kurnia mengatakan, kenaikan setoran dividen BUMN perbankan dan untuk PT Telkom pada tahun lalu di periode yang sama baru menyetorkan dividennya pada Semester II.

"Tahun lalu setoran dividen dari PT Telkom baru disetorkan pada semester II, namun karena RUPS sudah dilaksanakan jadi sudah disetorkan," ungkapnya.

Dengan pertumbuhan pendapatan KND semester I yang hampir mencapai keseluruhan target, pemerintah saat ini tinggal mengejar sisa Rp1,6 triliun di semester II untuk memenuhi target PNBP KND.

"Target PNBP KND kan mencapai Rp37,1 triliun, dan kita masih tunggu setoran dividen dari PT Pertamina yang saat ini sudah selesai melakukan RUPS. Nanti mungkin sesudah setoran dari PT Pertamina masuk, maka target dapat terpenuhi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini