Share

Holding BUMN Pangan Pangkas dan Divestasi Aset Anak Usaha

Suparjo Ramalan, iNews · Minggu 14 Agustus 2022 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 320 2647542 holding-bumn-pangan-pangkas-dan-divestasi-aset-anak-usaha-VrMfEl6HGQ.jpg BUMN Pangan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Holding BUMN Pangan atau ID FOOD akan perampingan beberapa anak perusahaan hingga divestasi aset anak usaha. Aksi korporasi tersebut bagian dari transformasi yang dicanangkan holding.

Direktur Utama ID FOOD, Frans Marganda Tambunan mencatat selama 2022-2024, ada beberapa langkah transformasi yang nantinya direalisasikan manajemen, termasuk pengurangan dan divestasi aset anak usaha.

“Langkah - langkah transformasi pengembangan bisnis ini ditargetkan mulai tahun 2022 ini hingga tahun 2024, selain itu juga akan lakukan perampingan beberapa anak Perusahaan atau divestasi,” ungkap Frans, dikutip Minggu (14/8/2022).

Transformasi, lanjut Frans, bertujuan memajukan industri pangan dalam negeri. Upaya ini untuk menuju swasembada pangan nasional “Kami telah menyiapkan langkah transformasi lanjutan sebagai upaya memajukan pangan meliputi beberapa sektor,” kata dia.

Dia pun merinci langkah transformasi yang akan direalisasikan diantaranya mendukung swasembada gula. ID FOOD merencanakan smart farming 12 hektare lahan tebu di Jawa Barat melalui penerapan budidaya tebu dengan teknologi full mekanisasi dan remote sensing sehingga diharapkan peningkatan akurasi penanaman dan hasil produksi tebu yang baik.

Komoditas padi, lanjut Frans, juga akan dilakukan pengembangan lahan di Sukamandi Subang dengan menciptakan Integrated Farming. Lahan ini nantinya akan diintegrasikan dengan pengolahan Pajale, pengolahan limbah menjadi pupuk dan pallet serta pusat pengembangan benih unggulan.

Di sektor peternakan akan dilakukan pengembangan ekosistem bisnis unggas seperti Ayam DOC secara end to end dan terintegrasi. Pengembangan penggemukan hewan ternak sapi dan breeding juga dilakukan dan terintegrasi dengan jaringan Peternak rakyat.

Menurutnya, sektor perikanan juga akan dilakukan revitalisasi cold storage untuk meningkatkan kapasitas Unit Pengolahan Ikan (UPI). Begitupun komoditas garam juga dilakukan modernisasi tambang garam untuk mendukung peningkatan ladang garam melalui proses mekanisasi panen.

Di lain sisi, capaian kinerja keuangan konsolidasi Holding BUMN Pangan hingga Semester I/2022, pendapatan mencapai Rp 6,2 triliun atau setara 93 persen dari anggaran 2022 sebesar Rp 6,6 triliun. Dengan demikian kinerja pendapatan hingga Semester I/2022 capai 16 persen secara tahunan (YoY).

“Kontribusi perolehan pendapatan ditopang dari tiga sektor terbesar utama diantaranya gula sebesar Rp 1 triliun, diikuti dengan sektor perdagangan retail dengan kontribusi sebesar Rp 3 triliun, sektor peternakan sekitar Rp 1,3 triliun,” ungkap Frans.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini