Share

Eagle High Plantations (BWPT) Buyback Saham Rp50 Miliar

Tim Okezone, Okezone · Senin 15 Agustus 2022 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 278 2648047 eagle-high-plantations-bwpt-buyback-saham-rp50-miliar-cs6a4sZNAf.jpg Saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengumumkan rencana peningkatan jumlah pembelian kembali saham (buyback).

Dikutip Harian Neraca, di mana hal ini untuk mendorong pertumbuhan harga saham di pasar.

Adapun perseroan menyebut nilai nominal saham yang akan dibeli kembali yakni dari maksimum senilai Rp50 miliar.

 BACA JUGA:BEI Cabut Suspensi Saham Golden Eagle Energy (SMMT)

Kemudian, perseoran menegaskan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan sesuai dengan ketentuan POJK 2/2013 dan SEOJK 3/2020.

Serta BWPT akan membeli kembali saham melalui transaksi di BEI dengan menunjuk satu perusahaan efek untuk melakukan buyback.

Diketahui, adanya buyback juga diperkiarakan tidak akan menurunkan pendapatan. Aksi buyback saham BWPT akan dilaksanakan mulai 11 Agustus 2022 hingga 10 November 2022.

BWPT yakin pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan emiten saham. Hal ini karena BWPT memiliki modal dan arus kas yang cukup bagik untuk membiayai seluruh kegiatan, pengembangan, operasional, dan buyback.

Di mana pembelian kembali saham diperkirakan mempunyai dampak minimal terhadap keuangan perseroan. Berdasarkan data RTI, per 31 Juli tahun ini, BWPT memiliki 18,159 pemegang saham. Total BWPT menyebarkan 31,53 miliar lembar saham dengan investor publik memegang 25,3% saham atau sebanyak 7,97 miliar lembar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pada triwulan II-2022, BWPT memperoleh pendapatan sebesar Rp2,32 triliun atau naik 71,18% dibanding tahun sebelumnya.

Untuk triwulan II-2021 BWPT memperoleh pendapatan sebesar Rp1,36 triliun.

Sementara itu, BWPT mencatat kerugian hingga Rp188,24 miliar pada triwulan II-2022.

Angka tersebut menurun sebanyak 88,63% dari tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp1,66 triliun. S

Sebagai informasi, emiten perkebunan ini membidik pertumbuhan kinerja yang positif tahun ini.

Manajemen optimistis, akan kembali mencatatkan pertumbuhan dua digit di tahun 2022.

Bahkan, Direktur Eagle High, Henderi Djunaidi pernah bilang, di tahun 2022 ini, BWPT akan terus berfokus pada pengoperasian kebun dan pabrik yang optimal.

Termasuk di dalamnya menjalankan program pemeliharaan dan pemupukan, program panen, serta peremajaan alat berat.

Serta BWPT juga disebut Henderi akan mengoptimalkan utilisasi, seiring dengan kenaikan harga komponen produksi seperti solar dan pupuk yang berada di luar kontrol perusahaan.

"Di samping itu, Perseroan juga berfokus untuk peningkatan kualitas dari fasilitas karyawan sehingga produktivitas tetap terjaga," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini