Share

Jokowi: IKN Bukan Kota Biasa tapi Kota Rimba dengan Pelayanan Kelas Dunia

Feby Novalius, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 320 2648734 jokowi-ikn-bukan-kota-biasa-tapi-kota-rimba-dengan-pelayanan-kelas-dunia-tERAM2Kyuo.jpg Presiden Jokowi Sebut IKN Bukan Kota Biasa. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa proyek ibu kota baru bukan sekedar kota biasa. Tapi kota modern dengan pelayanan kelas dunia yang ada di dalamnya.

"IKN bukan kota biasa, tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia," ujar Jokowi dalam Pidato Presiden dalam Rangka HUT ke-77 Republik Indonesia, di DPR RI, Selasa (16/8/2022).

Baca Juga: Bangun IKN, Presiden Jokowi: Bukan Hanya Berisi Kantor tapi Motor Penggerak Ekonomi Baru

Jokowi mengatakan bahwa kawasan inti pusat pemerintahan memang dibangun oleh APBN. Tetapi selebihnya atau 80% investasi swasta diundang untuk berpartisipasi.

Selain itu, IKN dibangun bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga para inovator dan para wirausahawan.

"Bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru," ujarnya.

Baca Juga: Kendaraan Otomatis Bakal Wara-wiri di Ibu Kota Nusantara

Sementara itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus tetap dilanjutkan. Jangan sampai proses pemindahan IKN terhenti karena adanya pergantian kepemimpinan.

"Pemindahan IKN tidak boleh terhenti karena adanya penggantian kepemimpinan nasional," kata dia saat membuka Sidang Tahunan MPR RI.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Bamsoet menjelaskan, pembangunan IKN merupakan proyek jangka panjang. Guna mewujudkan IKN menjadi kota dunia yang berkelanjutan dengan konsep smart, green, blue city, serta hub bagi perekonomian nasional dan regional, dibutuhkan haluan negara serta konsistensi lintas pemerintahan.

"Tidak hanya itu, pembangunan IKN diharapkan menjadi katalis, untuk mendorong Indonesia melakukan lompatan teknologi," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini