Sementara itu, Bank Sentral China memangkas suku bunga pinjaman untuk mencoba menghidupkan kembali permintaan karena ekonomi negara itu melambat secara tak terduga pada Juli setelah kebijakan nol-Covid Beijing dan krisis properti memperlambat aktivitas pabrik dan ritel.
Media pemerintah mengutip Perdana Menteri Li Keqiang yang mengatakan bahwa China akan secara wajar meningkatkan dukungan kebijakan makro untuk ekonominya.
Barclays memangkas perkiraan harga Brent sebesar USD8 per barel untuk tahun ini dan berikutnya, karena memperkirakan surplus besar minyak mentah dalam waktu dekat karena pasokan Rusia yang "tangguh".
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.