Share

Ngeri! Jokowi Ungkap Momok Mengerikan yang Bikin Negara Ketakutan

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 18 Agustus 2022 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 320 2649883 ngeri-jokowi-ungkap-momok-mengerikan-yang-bikin-negara-ketakutan-5GCnIzxJdV.png Jokowi Ungkap Momok Mengerikan (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan momok yang mengerikan saat ini. Momok mengerikan ini adalah inflasi yang dihadapi seluruh negara di dunia.

"Inflasi momok semua negara," kata Jokowi dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022 di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

BACA JUGA: Kerja Standar di Tengah Kondisi Tak Normal, Jokowi: Tidak Akan Jalan! 

Jokowi mencontohkan inflasi Indonesia saat ini mencapai 4,94%. Namun inflasi di negara-negara lain sudah sangat tinggi.

"Coba lihat sekarang, inflasi kita tadi disampaikan pak Gubernur BI di angka 4,94%. Lihat negara-negara lain, tinggi banget sudah, ada yang di atas 5%, ada yang sudah di angka 79%, Uni Eropa sudah 8,9%, AS 9,1% turun menjadi 8,5%," kata Jokowi.

Kendati demikian, Jokowi meyakini kalau kerja sama seluruh pihak bisa mengendalikan inflasi di Indonesia. "Yang tadi saya sampaikan, provinsi, kabupaten/kota, gubernur hingga walikota, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) semuanya kerja sama, rampung, selesai," ujar Jokowi.

Bahkan, dia yakin bisa mengembalikan inflasi di bawah angka 3% jika kerja sama ini terwujud dengan baik. "Kita bisa atasi, barangnya juga ada kok. Keluhan lapangan yang saya dengar juga harga tiket pesawat telah tinggi, udah langsung saya reaksi, pak Menteri Perhubungan saya perintahkan segera diselesaikan, Menteri BUMN juga saya sampaikan segera tambah pesawat Garuda Indonesia agar harga bisa kembali normal meskipun ini tidak mudah karena harga Avtur internasional juga tinggi," tegas Jokowi.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Dia menekankan, sekali lagi, dunia sedang berada dalam keadaan yang tidak normal. Sehingga, semua pihak tidak bisa bekerja standar sesuai rutinitas. Sisi makro dan mikro harus ditelaah secara detail, baik angka dan datanya,

"Provinsi harus tahu, posisi inflasi di angka berapa? Nanti saya tanya ke daerah jangan sampai gelagapan, enggak ngerti posisi inflasi provinsinya di angka berapa. Mana yang tinggi, mana yang normal, mana yang dalam posisi rendah, dilihat. Ini 5 provinsi yang inflasinya di atas 5%, salah satunya provinsi Jambi, hati-hati sudah berada di angka 8,55%, Sumatera Barat di 8,01%. Bangka Belitung 7,77%, Riau di angka 7,04%, Aceh di angka 6,97%. Tolong ini dilihat secara detail penyebabnya apa," ungkap Jokowi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini