Share

Dana Jumbo Rp30 Triliun Dikucurkan untuk 200 Ribu Rumah Subsidi

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 22 Agustus 2022 12:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 470 2651998 dana-jumbo-rp30-triliun-dikucurkan-untuk-200-ribu-rumah-subsidi-YWbIsszqdH.JPG Ilustrasi rumah. (Freepik)

JAKARTA - Pemerintah menggelontorkan dana Rp97,44 triliun untuk membantu masyarakat memiliki rumah melalui skema KPR FLPP (Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sejak tahun 2010 hingga Juni 2022, Program FLPP telah berhasil mendukung pemilikan rumah sebanyak 1,1 juta unit rumah yang tersebar diseluruh daerah di Indonesia.

Di mana nilai FLPP yang disalurkan mencapai Rp97,44 triliun.

Adapun pada tahun ini, Pemerintah kembali menyediakan dana sebesar Rp30 triliun untuk menyediakan akses ke perumahan yang layak yang pada tahun ini ditargetkan bisa mendanai 200 ribu unit rumah untuk yang membutuhkan.

 BACA JUGA:109.370 Rumah Dapat KPR Murah, Lokasinya di Mana?

Sumber dana sebesar Rp30 triliun tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp21,1 triliun yang diberikan kepada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) sebesar Rp19,1 triliun dan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF sebesar Rp2 triliun.

Sedangkan sisa dananya didapat dari penerbitan surat utang yang dilakukan oleh SMF dan dari pengembalian pokok yang diterima BP Tapera maupun SMF.

SMF sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan dalam program ini berperan penting sebagai fiscal tools Kementerian Keuangan dalam meringankan beban fiskal Pemerintah dengan membiayai porsi 25% pendanaan KPR FLPP, sehingga Pemerintah hanya menyediakan 75% dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90%.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan bahwa dalam menjalankan program tersebut SMF menggunakan dana PMN yang diterima dan kemudian dikombinasikan melalui penerbitan surat utang (leverage).

"Sedianya pajak berperan sangat penting bagi kehidupan bernegara, sebagai salah satu sumber penerimaan dalam APBN yang berguna untuk mendukung pembangunan, serta memberikan manfaat subsidi khususnya untuk program pemilikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Ananta dalam pernyataan tertulisnya, Senin (22/8/2022).

Dalam menjalankan program ini Perseroan bersinergi dengan BLU PPDPP dalam mengalirkan dana pendampingan porsi perbankan untuk Pembiayaan KPR FLPP yang ditujukan kepada Bank Penyalur.

Adapun per akhir 2021, pengelolaan dana Pemerintah untuk KPR FLPP yang sebelumnya dilakukan melalui BLU PPDPP dialihkan dan dikelola oleh BP Tapera.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini