Beban langsung MSIN naik sebesar 79% secara YoY di semester I-2022 menjadi Rp1,224 triliun, hal ini disebabkan oleh peningkatan volume produksik onten dan biaya-biaya yang berasal dari bisnis baru yang dikonsolidasi pada tahun 2022, yaitu RCTI+, portal, dan Vision+.
EBITDA MSIN juga meningkat menjadi Rp535 miliar, naik 134% secara YoY di semester I-2022, ini mewakilim arjin EBITDA sebesar 28%.
Laba bersih di semester I-2022 tumbuh dengan kuat mencapai Rp281 miliar, meningkat 83% secara YoY daris ebelumnya sebesar Rp153 miliar.
Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, MSIN akan masuk ke FTSE Global Equity Index Series untuks eri Mid Cap efektif mulai 19 September 2022.
Sementara itu, Mesin akan meluncurkan dua mobile games pada semester II-2022, ini akan memberikan MSIN aliran pendapatan tambahan untuk tahun-tahun mendatang. Game pertama Fight of Legends memasuki tahap akhir pengembangan dan rencananya akan dirilis untuk pasar Indonesia pada September 2022.