Share

8 Fakta Garuda Indonesia Tambah Pesawat, Erick Thohir Pastikan Korupsi Garuda Tak Terulang

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 28 Agustus 2022 03:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 27 320 2655868 8-fakta-garuda-indonesia-tambah-pesawat-erick-thohir-pastikan-korupsi-garuda-tak-terulang-qqWzxkbMV2.jpg Garuda Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Garuda Indonesia Tbk akan menambah 10 armada pesawat. Langkah ini sekaligus menekan harga tiket pesawat yang kini melambung tinggi.

Berikut fakta Garuda Indonesia tambah pesawat yang dirangkum Okezone di Jakarta, Minggu (28/8/2022).

1. Diminta Tak Main-Main

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT Garuda Indonesia Tbk tidak lagi bermain-main dengan harga sewa pesawat.

Pernyataan ini pasca emiten bersandi GIAA ini berhasil menerima homologasi atau kesepakatan damai dengan kreditur.

 2. Tambah Armada

Garuda Indonesia memang akan menambah tiga armada pesawat B737-800 NG. Jenis pesawat tersebut sebelumnya direlokasi oleh lessor atau perusahaan penyewa pesawat.

Tambahan tiga pesawat itupun melengkapi proyeksi pengoperasian armada yang diperkirakan mencapai 60-70 pesawat di akhir 2022 mendatang.

"Garuda habis restruk nanti pemerintah memasukkan dana (PMN) Rp7,5 triliun, lalu kondisi keuangan jahu lebih sehat, bisa nambah pesawat dengan sewa yang bener, bukan sewa yang bohong," ujar Erick saat ditemui wartawan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Telah Mengembalikan Pesawat Bombardier CRJ-1000

Meski akan menambah armada baru, maskapai penerbangan pelat merah ini juga telah mengembalikan pesawat Bombardier CRJ-1000 yang dilakukan secara bertahap.

Pada fase awal, telah dikembalikan dua pesawat kepada lessor asal Montreal, Kanada, Nordic Aviation Capital (NAC) dan Export Development Canada (EDC).

Tercatat, ada 18 pesawat Bombardier CRJ-1000 yang sebelumnya pernah dioperasikan.

Dua pesawat Bombardier CRJ-1000 yang dikembalikan dengan nomor registrasi PK-GRQ dan PK-GRN tersebut diberangkatkan pada pukul 09.00 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju MHIRJ Facility Service Centre, Tucson, Arizona, Amerika Serikat.

4. Belum Gandeng Investor Baru

Sementara terkait dengan investor baru, Erick menyebut hingga kini belum pihaknya belum menggandeng pihak manapun.

Erick memang sudah bertemu dengan Chairman and Chief Executive Emirates, Sheikh Ahmed Bin Saeed Al Maktoum, pertemuan keduanya terkait kerja sama penguatan investasi.

 5. Kerja Sama

Tak hanya itu, Erick juga telah melakukan pertemuan dengan H.E Mohammed Ali Al Shofara, Chairman of Etihad. Meski begitu, upaya kerja sama dengan maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab (UEA) ini juga belum ada kesepakatan. "Belum dong (investor baru), kan sama Garuda," jelasnya.

Meski begitu pihaknya akan berupaya untuk mencari partner strategis bagi Garuda Indonesia. Kemitraan ini dilakukan bila kondisi keuangan perusahaan sudah membaik.

"Nah tentu kalau itu (keuangan) sudah makin baik, bisa saja kita mencari strategic partner, seperti yang kemarin dibicarakan," pungkasnya.

6. Tambah 10 Armada

PT Garuda Indonesia Tbk akan menambah 10 armada pesawat. Langkah ini sekaligus menekan harga tiket pesawat yang kini melambung tinggi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut penambahan jumlah pesawat emiten bersandi saham GIAA itu berdasarkan instruksi atau perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Pak Jokowi kan minta BUMN untuk memperbanyak armada. kalau khusus untuk BUMN adalah bagaimana Garuda bisa memperbanyak armada," ujar Arya, Selasa (23/8/2022).

7. Erick Thohir Pastikan Korupsi Garuda Tak Terulang

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa tambahan pesawat Garuda Indonesia tak akan menyebabkan kasus korupsi terulang lagi.

Dia memastikan kalau tambahan pesawat Garuda Indonesia dari sewa pesawat yang sesuai dengan harga pasar.

8. Tak Terjadi Korupsi

Alasannya supaya tidak terjadi lagi kasus korupsi dan mark up harga sewa pesawat perseroan.

"Harga sewa ini sesuai harga pasar, sebelumnya terindikasi tersangka kasus korupsi di Garuda," ujarnya pada Rabu (24/8/2022).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini