Share

Bank KB Bukopin (BBKP) Terbitkan Obligasi Sosial Senilai Rp4,4 Triliun

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 30 278 2657460 bank-kb-bukopin-bbkp-terbitkan-obligasi-sosial-senilai-rp4-4-triliun-wDNdILLCaO.jpg KB Bukopin Terbitkan Obligasi Sosial. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) dengan lnternational Finance Corporation (lFC) yang merupakan salah satu entitas yang terafiliasi dengan World Bank, resmi menjadi bank swasta pertama yang menerbitkan obligasi sosial. Adapun skema obligasi sosial senilai USD300 juta atau Rp4,41 triliun (kurs Rp14.713 per USD).

Direktur Utama Bank KB Bukopin Woo Yeul Lee mengatakan, selama ini kita sudah dihadapkan dengan masa sulit akibat pandemi Covid-19. Namun berkat dukungan pemerintah, pengusaha dan masyarakat sekalian, KB Bukopin bisa mengubah krisis jadi peluang.

Baca Juga: KB Bukopin Meriahkan Car Free Day (CFD) Jakarta dengan Promosi Program D'Star Anniversary

"Kami dari Bank KB Bukopin telah mengalami banyak kesulitan dan berhasil melewati ini. Namun kami berusaha mengubah krisis ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki postur perusahaan dan membentuk visi serta strategi yang baru," ujar Woo Yeul Lee dalam Peresmian Sosial Bond KB Bukopin di Hotel Langham Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Adapun Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat KB bukopin dengan peringkat yang naik berkat usaha seperti menerbitkan social bond ini.

Baca Juga: KB Bukopin (BBKP) Dukung Pemulihan UMKM, Begini Caranya

"Hal ini menunjukkan bahwa Bank KB Bukopin telah meraih kembali kepercayaan dari pasar, investor dan nasabahnya juga merupakan harapan bahwa bank KB Bukopin akan terus tumbuh kedepannya," jelas dia.

Atas dasar hal tersebut, KB Bukopin bermitra dengan IFC berharap bisa mengurangi dampak dari Covid-19 bagi perusahaan dan membantu pemulihan ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Beberapa sektor utama yang menjadi sasaran dari obligasi sosial ini adalah sektor ritel, UMKM, komersial dan sektor sosial lainnya yang membutuhkan bantuan dana operasional. KB Bukopin juga bekerja sama dengan perusahaan asuransi juga ekosistem Bukopin lainnya untuk mewujudkan kesuksesan social bond ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto, yang menghadiri acara secara virtual, mengatakan pemerintah mendukung penerbitan obligasi sosial ini, supaya membuka lebih besar keran investasi di Indonesia. Kerja sama Bukopin-IFC ini diharapkan berkontribusi pada pemulihan ekonomi Indonesia.

“Pemerintah menyambut baik penerbitan social bond, berkait itu investor seperti IFC bisa masuk. Dengan adanya bond ini, diharapkan akan ada penyediaan biaya-biaya sosial untuk pemerataan pendidikan, sanitasi, dan dampak yang dihasilkan Covid-19,“ ungkap Airlangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini