Share

Colek Gojek hingga Shopee, Erick Thohir: Yang Besar Harus Peduli Sama Usaha Kecil

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 30 Agustus 2022 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 30 455 2657481 colek-gojek-hingga-shopee-erick-thohir-yang-besar-harus-peduli-sama-usaha-kecil-ysPGcW8Okq.jpg Erick Thohir minta gojek hingga shoppe dukung UMKM (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta perusahaan rintisan dalam negeri mengambil peran strategis untuk memajukan usaha mikro. Dia menilai kemajuan makro ekonomi nasional ditentukan oleh semua pihak.

Termasuk, BUMN, UMKM, dan perusahaan rintisan atau startup. Bahkan dia meminta sejumlah startup seperti Shopee, Gojek, Tokopedia agar turun gunung membantu UMKM go digital. Erick menyentil bisnis raksasa harus peduli bisnis yang kecil.

"Ada Shopee, Gojek, Tokopedia, mau bantu UMKM. Tapi saya minta tolong Shopee Gojek, sama-sama bekerja di rumah BUMN training dari awal, jangan cuman online. Supaya apa? ekonomi kita ini ekonomi kerakyatan, artinya kita tidak anti yang besar, tapi yang besar harus peduli sama yang kecil," ujar Erick, Rabu (30/8/2022).

Kementerian BUMN memang menargetkan ada 30.000 pelaku usaha kecil dan menengah go digital. Pemerintah pun menggandeng sejumlah platform E-commerce.

Erick menyebut sudah ada 20.000 UMKM yang go online. Mereka terdiri dari sejumlah sektor bisnis. Dia pun memastikan akan ada 30.000 UMKM yang go digital dalam waktu dekat ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Mudah-mudahan acara hari ini, tadi kita bisa mendorong makin banyak UMKM yang tentu online targetnya 50.000, kemarin sudah 20.000, sekarang kalau bisa 30.000," ungkapnya.

Langkah Kementerian BUMN melalui perusahaan pelat merah ini sejalan dengan perubahan digitalisasi saat ini. Erick menilai jika tidak dilakukan adaptasi, maka UMKM hanya akan menjadi penonton di rumahnya sendiri.

"Dunia sudah berubah, kalau kita tidak beradaptasi, tadi yang disampaikan oleh para sahabat kita, tidak ngerti digital, kita nggak akan maju-maju karena digital ini akan membuat lapangan pekerjaan berubah, jenis usaha berubah, jadi perubahan ini kita harus lakukan, " kata dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini