JAKARTA - Akun resmi Instagram Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diserang oleh netizen. Hal itu setelah meminta SPBU Vivo menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Revvo 89 pada Minggu (4/9/2022).
Diketahui, Kementerian ESDM diduga meminta Vivo menaikkan BBM miliknya agar setara dengan yang dijual PT Pertamina (Persero).
Apalagi setelah harga Pertalite dinaikkan menjadi Rp10.000, banyak masyarakat yang beralih menggunakan Revvo 89 yang dijual Rp8.900 per liter.
BACA JUGA:Perbandingan Harga BBM di SPBU Pertamina hingga Vivo, Ternyata Ada yang Lebih Murah dari Pertalite
Tetapi, setelah Kementerian ESDM meminta agar harga Revvo 89 disesuaikan dengan mengikuti harga kondisi saat ini, sontak serangan Instagram Kementerian mereka langsung dibanjiri komentar.
Hal tersebut bisa dilihat dari unggahan terakhir Kementerian ESDM melalui akun instagram resmi mereka, @kesdm pada Senin (5/9/2022).
Dalam unggahan terakhir Kementerian ESDM menunjukkan serangkaian video aktivitas Energy Transitions Ministerial Meeting yang dihadiri oleh beberapa negara.
Banyak di antara netizen mempertanyakan mengapa perusahaan BBM swasta, harus mengikuti acuan dari BBM pelat merah.
"Kang monopoli," kata akun @tri_on**kal.