Share

Harga Pertalite Naik, Inflasi di RI Bisa Tembus 6,8% pada 2022

Michelle Natalia, Sindonews · Senin 05 September 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 320 2661172 harga-pertalite-naik-inflasi-di-ri-bisa-tembus-6-8-pada-2022-idS1Cy05p2.jfif Kenaikan Harga BBM Dorong Kenaikan Inflasi. (Foto: okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Laju inflasi diprediksi meroket seiring keputusan menaikkan harga BBM subsidi, Pertalite, Solar dan Pertamax.

Pertalite naik jadi Rp10.000, Solar naik jadi Rp6.800. Sedangkan Pertamax naik jadi Rp14.500 per liter.

Baca Juga: Harga Bawang hingga Cabai Merangkak Naik Imbas Kenaikan BBM

"Naiknya harga BBM ini akan menambah tingkat inflasi sebesar 1,9%," ujar Kepada Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu, usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin(5/9/2022).

Tingkat inflasi hingga akhir tahun diperkirakan mencapai kisaran 6,6-6,8%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi pemerintah sebelumnya pada tingkat 4,8%.

Baca Juga: Keluh Kesah Sopir Angkot, Premium Menghilang tapi Harga Pertalite Naik: Kita Cari Makan Bukan Cari Kaya!

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Kita sudah berhasil menjaga pasokan bahan makanan, kita jaga dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah, sehingga kita akan berusaha jaga inflasinya tidak terlalu tinggi. kisarannya 6,6 hingga 6,8%,” ungkap Febrio.

Sebagai informasi, pemerintah menyesuaikan harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. harga Solar subsidi juga disesuaikan dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Sementara itu, harga Pertamax disesuaikan dari sebelumnya Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini