Share

Semen Baturaja (SMBR) Cetak Laba Rp15,77 Miliar, Meroket 495%

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Selasa 13 September 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 278 2666405 semen-baturaja-smbr-cetak-laba-rp15-77-miliar-meroket-495-4TDs12TSia.jpg Laba Semen Baturaja Meroket. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk mencetak laba bersih Rp15,77 miliar sepanjang semester I-2022. Angka ini naik 495% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,65 miliar.

Seiring dengan peningkatan laba bersih, pendapatan perseroan juga tumbuh 8,10% menjadi Rp825,49 miliar dari sebelumnya Rp763,63 miliar. Adapun, penjualan semen kantong tercatat sebesar Rp735,82 miliar.

Baca Juga: Semen Baturaja (SMBR) Cetak Laba Rp51,8 Miliar di 2021

Kemudian, produk semen curah mencatatkan penjualan sebesar Rp70,76 miliar, jasa pengangkutan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,69 miliar, penjualan mortar sebesar Rp69,76 juta dan penjualan white clay kepada PT Pupuk Sriwijaya sebesar Rp17,14 miliar.

“Karena pertumbuhan yang positif dari sisi volume penjualan dan pendapatan, sehingga perseroan berhasil mencatatkan kenaikan laba yang signifikan,” kata Direktur Utama SMBR Daconi dalam Public Expose Live 2022, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Ganti Dirut Semen Baturaja, Berikut Susunan Direksi-Komisaris Terbaru

Dari sisi prooduksi, perseroan mencatatkan pertumbuhan produksi semen 4% menjadi 897 ribu ton dari sebelumnya 861 ribu ton. Sementara produksi white clay perseroan tercatat naik 14% menjadi 30 ribu ton dari 26 ribu ton.

“Adapun, perseroan berhasil meningkatkan utilisasi pabrik menjadi 47% dari tahun 2021 yang sebesar 45%,” lanjut Daconi.

Di samping itu, SMBR juga berhasil meningkatkan volume penjualan produk semen dan white clay di tengah menurunnya permintaan atau demand di wilayah Sumatera dan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dengan rincian, volume penjualan semen sepanjang semester I 2022 mencapai 890 ribu ton naik 5% dari sebelumnya 850 ribu ton, serta volume penjualan white clay naik 21% menjadi 30 ribu ton dari 25 ribu ton.

“Komposisi penjualan semen perseroan relatif sama dengan tahun 2021, yang masih didominasi oleh segmen retail,” ujarnya.

Sementara itu, di tengah dinamika persaingan sepanjang semester pertama, SMBR mencatatkan kenaikan marketshare yang cukup baik di hampir seluruh wilayah penjualan seperti, Lampung, Bengkulu dan Bangka Belitung dan bertahan menjadi pemimpin pasar di Wilayah Sumbagsel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini