Share

Lepas Ekspor Sepatu Nike Made in Tangerang ke Belanda, Mendag: Penggerak Roda Perekonomian

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 13 September 2022 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 320 2666516 lepas-ekspor-sepatu-nike-made-in-tangerang-ke-belanda-mendag-penggerak-roda-perekonomian-GGRGWjlLdy.JPG Mendag Zulkifli lepas ekspor sepatu. (Foto: MPI)

TANGERANG - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor produk alas kaki produksi PT Pratama Abadi Industri secara simbolis dengan merek dagang Nike senilai USD211 ribu ke Belanda.

Pelepasan ekspor ini adalah kontainer ke-99 di tahun 2022.

Menurut Mendag, ekspor produk alas kaki Indonesia dapat memperkuat rantai pasok dan industri padat karya.

“Pelepasan ekspor ini dapat menopang penguatan rantai pasok global produk alas kaki dunia dan industri padat karya. Pelepasan ekspor ini juga menjadi momentum perluasan pasar ekspor produk Indonesia serta sebagai penggerak roda perekonomian Indonesia di masa pemulihan pascapandemi,” ujarnya saat melepas ekspor alas kaki di Tangerang, Selasa (13/9/2022).

 BACA JUGA:Harga Beras Naik Rp100, Mendag Singgung Dampak ke Inflasi

Pratama Abadi Industri merupakan satu dari 39 perusahaan manufaktur/pabrik rekanan dari merek internasional alas kaki yang memiliki jaringan rantai pasok global industri alas kaki, pakaian, dan peralatan olahraga, yakni Nike Indonesia.

Mendag menyampaikan, pada 2021 Indonesia berada di urutan ke-6 sebagai negara eksportir produk alas kaki terbesar, dengan pangsa pasar sebesar 3,88 persen.

Pada periode lima tahun terakhir (2017—2021), nilai ekspor alas kaki Indonesia ke dunia menunjukkan tren yang positif sebesar 4%.

“Ekspor alas kaki Indonesia pada 2021 tercatat sebesar USD6,16 miliar atau tumbuh secara signifikan sebesar 28,76% dibandingkan tahun 2020. Ekspor alas kaki Indonesia di tahun 2021 juga melampaui nilai ekspor pada tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 sebesar USD4,40 miliar," jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pertumbuhan itu juga barengi dengan geliat perusahaan alas kaki yang kini tengah meningkatkan kapasitas produksi mereka di Indonesia seiring permintaan ekspor yang naik.

Lanjutnya menerangkan, tren nilai ekspor alas kaki Indonesia ke lima negara tujuan utama tumbuh cukup pesat yakni Amerika Serikat naik 50,8%, Belgia 66,1%, RRT 6,9%, Jerman 55,3%, Jepang 18,4%.

“Hal ini menunjukkan kinerja ekspor alas kaki Indonesia ke dunia terus mengalami peningkatan nilai dan mampu memanfaatkan peluang pasar dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Belanda merupakan negara tujuan ekspor urutan ke-8 dengan nilai ekspor pada 2021 sebesar USD 152 juta.

Pada Januari-Juni 2022, nilai ekspor alas kaki Indonesia ke Belanda mencapai USD99,04 juta atau meningkat 29,65% dari nilai di periode yang sama tahun sebelumnya yaitu USD76,42 juta.

“Saya memahami bahwa bea masuk produk alas kaki di negara-negara Uni Eropa masih cukup tinggi sehingga daya saing produk Indonesia masih perlu ditingkatkan dibanding negara-negara penghasil lainnya yang memiliki persetujuan perdagangan bebas (FTA). Oleh sebab itu, saya telah meminta agar perundingan dagang antara Indonesia dengan Uni Eropa (IEU-CEPA) yang saat ini masih berjalan dapat diselesaikan dengan segera,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini