"Di Indonesia ini menjadi bagian program pemulihan ekonomi nasional berupa program BSU, Kartu Pra Kerja, Bantuan Produktif Usaha Mikro, dan Program Padat Karya di K/L dan Pemda," ungkapnya.
Ketika yakni, penguatan kemampuan inovasi dan literasi pekerja khususnya di bidang-bidang yang akan menciptakan lapangan pekerjaan baru di masa depan.
"Seperti teknologi digital dan ekonomi hijau. Sebagai contoh, di Indonesia terus meningkatkan literasi digital pelaku UKM agar target 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024 dapat tercapai," bebernya.
Kemudian yang keempat yakni, meningkatkan daya saing pekerja dalam menghadapi tantangan global melalui skiling, reskiling, dan upskiling yang dilakukan secara terus menerus.
"Di Indonesia terus membangun BLK untuk memenuhi kebutuhan latihan vokasi dengan kerja sama antara pemerintah, swasta, industri, dengan akademisi atau kalangan pendidikan tinggi," pungkasnya.
Dia mengatakan sampai dengan tahun 2022, melalui Kemnaker telah dibangun 1.014 BLK komunitas.
Sehingga total BLK komunitas yang telah dibangun di Indonesia sebanyak 2.127. Pelatihan yang diberikan kepada pekerja didasarkan pada konsep link and macth agar pelatihan sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.
"Upaya ini juga dilakukan untuk menumbuhkan lebih banyak wirausahawan yang turut menentukan kemajuan bangsa," ucapnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.