Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

2 BUMN Gandeng Bakrie Garap Komponen Kendaraan Listrik

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 15 September 2022 |18:35 WIB
2 BUMN Gandeng Bakrie Garap Komponen Kendaraan Listrik
Ilustrasi tempat pengisian kendaraan listrik. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - PT Barata Indonesia (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA resmi menggandeng PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) untuk mengembangkan dan membuat komponen otomotif berbasis kendaraan listrik.

VKTR merupakan anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Kerja sama ketiga entitas itu ditandai dengan perjanjian Pendahuluan (Head of Agreement/HoA).

Direktur Keuangan INKA Andy Budiman mengatakan sepakat ketiga perusahaan difokuskan pada pengembangan komponen otomotif, terutama untuk kendaraan listrik.

 BACA JUGA:Inpres Kendaraan Listrik Jadi Garda Depan untuk Transisi Energi

Adapun ruang lingkup kerja sama itu meliputi, pengembangan komponen otomotif untuk kendaraan listrik, pengujian performansi dan durability komponen otomotif hasil pengembangan bersama serta implementasi komponen hasil pengembangan dalam kendaraan listrik.

“Untuk tahap pertama kolaborasinya akan diimplementasikan pada transportasi bus listrik yang dibuat oleh INKA, " kata Andy, Kamis (15/9/2022).

Menurutnnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle).

Direktur Utama VKTR Gilarsi W. Setijono mencatat tujuan kerja sama strategis akan mewujudkan ekosistem transportasi berbasis listrik dengan memadukan kompetensi hingga sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak.

“Nantinya, kerja bareng kami difokuskan pada 4 hal, yakni riset dan pengembangan; co-manufacture; repower atau konversi kendaraan konvensional menjadi listrik; dan pengembangan ekosistem yang berkelanjutan (sustainable ecosystem),” jelasnya.

Ketiga entitas juga membuka diri untuk universitas agar bisa terlibat dalam riset dan pengembangan terkait komponen otomotif berbasis kendaraan listrik.

Para pihak juga secara bersama-sama menjadi manufaktur (co-manufacture) mulai dari bentuk proses desain hingga manufaktur komponen mekanik maupun elektronik untuk transportasi listrik.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement