Share

Koperasi Jual Solar Khusus Nelayan Bakal Diluncurkan Besok

Antara, Jurnalis · Jum'at 16 September 2022 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 320 2669136 koperasi-jual-solar-khusus-nelayan-bakal-diluncurkan-besok-XqpLEq1MMN.jpg Besok Uci Coba Koperasi Jual BBM Khusus Nelayan Dimulai. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian BUMN mempercepat realisasi pilot project Program Solusi Nelayan (solar untuk koperasi nelayan). Tujuannya supaya nelayan mendapatkan kemudahan dalam mencari ikan.

"Melalui Program Solusi Nelayan diharapkan juga ada model bisnis yang melibatkan koperasi," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat (16/92/2022).

Baca Juga: Uji Coba SPBU Khusus Nelayan, Ini Lokasinya

Rencananya, Program Solusi Nelayan bakal diluncurkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dikelola Koperasi Mino Saroyo pada Sabtu (17/9/2022) di Cilacap, Jawa Tengah.

Koperasi Mino Saroyo juga akan menjadi lokasi percontohan dalam penguatan akses pasar perikanan berbasis koperasi nelayan karena menjadi salah satu contoh teladan oleh Kementerian Koperasi dan UKM sejak 2021.

Baca Juga: Erick Thohir Bakal Bangun Pom Bensin Khusus Nelayan

Koperasi perikanan modern tersebut memiliki 8.441 anggota yang tersebar di tiga kecamatan Kabupaten Cilacap, yaitu Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara.

Dalam menghubungkan seluruh kegiatan usahanya, Mina Saroyo sudah terkoneksi dengan platform digital CUSO Minos sehingga seluruh proses transaksi dari anggota dapat dilihat secara real time pada dashboard.

Kini, pihaknya disebut sedang mempelajari cara koperasi menjadi offtaker pertama dari para nelayan. Setelah itu, baru diolah dan dihubungkan kepada buyer di dalam negeri maupun luar negeri.

"Saya kira model seperti ini dibutuhkan juga pihak swasta untuk menjadi offtaker dari produk nelayan, jadi ini saya kira model yang harus dilakukan, bagaimana koperasi berperan sebagai agregator produk sekaligus sebagai offtaker sebelum produk masuk ke pasar," kata Teten.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Dalam kesempatan ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya turut mulai melihat dan mempelajari mekanisme pembukaan pasar dalam negeri maupun luar negeri.

"Sesuai dengan saran Pak Teten, bagaimana tentu koperasi berperan sebagai agregrator namun di sisi lain tetap melibatkan pihak BUMN dari sisi akses BBM dan akses pembiayaan serta pihak swasta sebagai offtaker,” ujar Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini