Share

3 Strategi Menangkan Pasar di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 19 September 2022 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 455 2670284 3-strategi-menangkan-pasar-di-tengah-ketidakpastian-ekonomi-TsAmOPaX7v.jpg Tips menjalankan bisnis di tengah ketidakpastian global (Foto: Freepik)

JAKARTA – Ada tiga strategi yang bisa digunakan pelaku usaha dalam memenangkan pasar di tengah ketidakpastian ekonomi. Pakar Marketing sekaligus Founding Chairman Indonesia Brand Forum (IBF) Yuswohady membeberkan tiga strategi melakukan kolaborasi agar mampu memenangkan pasar.

Menurutnya kolaborasi kian penting, karena dari hari ke hari, masyarakat dan dunia bisnis menghadapi beragam tantangan baru yang tidak mudah. Mulai dari beban kenaikan harga BBM, ancaman stagflasi (inflasi tinggi yang diikuti stagnannya pertumbuhan ekonomi), gangguan distribusi global (supply-chain bottleneck), hingga ketidakmenentuan kebijakan pemerintah.

Adapun tiga strategi yang dimaksud, pertama, leverage brand audience. Kedua, sinergize brand asset. Ketiga, align brand identity. Yuswohady menjelaskan, dalam leverage brand audience, kolaborasi dilakukan untuk memperluas pasar dan target audience.

“Ketika dua merek berkolaborasi maka masing-masing pasarnya disatukan sehingga kolamnya membesar,” terangnya dalam webinar Indonesia Brand Forum (IBF), Senin (19/9/2022).

Kedua, sinergize brand asset. Kata Yuswohady, melalui kolaborasi, merek juga bisa menyinergikan aset yang dimiliki masing-masing pihak yang berkolaborasi sehingga menghasilkan kekuatan gabungan yang jauh lebih besar. Rumusnya bukan sekedar 1 + 1 = 2; tapi 1 + 1 = 3.

Lalu yang ketiga adalah align brand identity. Dia memaparkan, kolaborasi yang impactful harus menyelaraskan identitas dari masing-masing merek sehingga tercipta chemistry yang serasi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Keselarasan adalah prasyarat terpenting terciptanya Brand Collab Advantage. Keselarasan adalah prasyarat kelestarian kolaborasi," ucapnya.

Yuswohady menambahkan, di era sekarang ini strategi yang ampuh untuk memenangkan pasar bukan lagi berkompetisi, melainkan berkolaborasi.

“Dalam kondisi seperti ini, dan terutama pasca pandemi, strategi yang ampuh untuk memenangkan pasar bukan lagi berkompetisi, melainkan koopetisi, alias berkolaborasi. Ini adalah jantungnya keunggulan bisnis. Sebab, dengan kolaborasi, masing-masing pihak, baik brand maupun korporat dapat saling bahu-membahu mengintegrasikan ekosistem fisik maupun digital. Kolaborasi akan menghasilkan win-win solution bagi semua pihak,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini