Share

Penampakan Tol Rp12,91 Triliun yang Baru Diresmikan Jokowi

Khairunnisa, Okezone · Selasa 20 September 2022 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 320 2671247 penampakan-tol-rp12-91-triliun-yang-baru-diresmikan-jokowi-wOxSUpRhgn.jfif Peresmian Tol Cilincing-Cibitung. (Foto: Okezone.com/PUPR)

BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua ruas jalan tol pada Kawasan Jabodetabek yaitu Cibitung-Cilincing (Jakarta Outer Ring Road/2) dan ruas Serpong-Balaraja Seksi 1A (JORR 3) di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hari ini.

Kedua ruas tol lingkar luar tersebut melengkapi struktur jaringan jalan tol pada kawasan metrolitan Jabodetabek yang berfungsi untuk mendukung mobilitas barang dan jasa ke outlet utama di Tanjung Priok, serta mengurangi kemacetan.

tol cilincing

Presiden Jokowi mengatakan, kehadiran Tol Cibitung-Cilincing sepanjang 27,2 kilometer ini bisa mempercepat mobilitas barang yang berasal dari kawasan industri dan kawasan logistik yang tersebar di Karawang dan Bekasi menuju Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara.

“Kecepatan inilah yang nanti akan mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan diekspor,” kata Presiden Jokowi, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: Tol Cibitung-Cilincing Diresmikan, Erick Thohir: Semoga Membawa Manfaat Ekonomi

Jalan Tol Cibitung-Cilincing memiliki panjang seluruhnya 34,8 km. Seksi 1 (Cibitung – Telaga Asih) sepanjang 2,7 km sudah beroperasi pada Juli 2021, Seksi 2 dan 3 (Telaga Asih – Tarumajaya) sepanjang 24,5 km, dan Seksi 4 (Tarumajaya – Cilincing) dalam tahap konstruksi 96% dengan target selesai Desember 2022.

“Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang kita resmikan ini adalah bagian dari JORR 2 dan kita harapkan JORR 2 ini akan rampung selesai 100% di akhir tahun 2023,” kata Jokowi.

tol cilincing

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.

Baca Juga: Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Diresmikan, Kemacetan di Jakarta Berkurang?

Pembangunan jalan tol ini dikerjakan BUJT PT. Cibitung Tanjung Priok Port Tollways dengan kontraktor PT. Waskita Karya dan konsultan supervisi PT. Virama Karya SMEC Denka. Total nilai investasinya sekitar Rp12,91 triliun untuk keseluruhan 4 seksi.

Jalan tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol JORR 2 ini, nantinya juga dapat mempersingkat waktu tempuh khususnya dari wilayah Timur Jakarta dari Cibitung menuju Utara Jakarta di Tanjung Priok dari sekitar 1 jam lebih lewat Japek dan tol dalam kota, menjadi sekitar setengah  jam. 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan Tol Cibitung-Cilincing juga akan dilengkapi rest area yang berfungsi sebagai Logistic Hub, sehingga tidak hanya akan menciptakan konektivitas yang lebih baik, namun juga memfasilitasi kegiatan logistik yang terintegrasi di dalam satu kawasan.

"Rest Area dan Logistic Hub yang pada tahapan awal direncanakan seluas 40 hektare ini akan memiliki peran penting karena dapat memfasilitasi konsolidasi ekspor dalam rangka mendukung penurunan biaya logistik dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Arif Suhartono.

tol cilincing

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga meresmikan Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A (Serpong-CBD) sepanjang 5,1 km. Ruas Jalan Tol Serpong-Balaraja ini menghubungkan JORR 3 dengan CBD, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses konektivitas dan melayani akses kebutuhan logistik kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang hingga Serang dan Cilegon.

"Ruas ini adalah awal dari JORR 3, sehingga nanti ketika JORR 2 dan JORR 3 selesai, dari barat ke timur, dari timur ke barat, tidak usah melalui tengah Jakarta. Ini yang akan mengurangi kemacetan yang ada di DKI Jakarta," kata Presiden Jokowi.

Pelaksanaan Tol Serpong-Balaraja dibagi menjadi dua tahap. Tahap I yaitu seksi 1A (Serpong-CBD) yang diresmikan hari ini dan seksi 1B (CBD-Legok) yang ditargetkan operasional pada kuarter III 2023. Adapun untuk pembangunan Tahap II yaitu Seksi 2 (Legok-Pasir Barat) dan Seksi 3 (Pasir Barat-Balaraja) akan dilanjutkan pada 2023-2025.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini