JAKARTA - Masalah yang dialami dua BUMN seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan PT Jiwasraya (Persero) ditargetkan selesai tahun ini.
“Tahun ini Insya Allah di 2022 yang bahasanya ember-ember bocornya Jiwasraya, Garuda itu moga-moga sudah selesai," ujar Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko dalam konferensi pers di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA: Garuda Indonesia Raup Laba Rp3,8 miliar di Semester I-2022
Tiko pun menjelaskan soal kondisi keuangan Garuda Indonesia yang kini untung dari sebelumnya rugi. Tiko melaporkan bahwa Garuda Indonesia telah meraup laba sebesar USD 3,81 miliar atau setara dengan Rp57 triliun pada semester I-2022.
Menurut Tiko, untungnya Garuda Indonesia lantaran adanya pembalikan liabilitas atau kewajiban karena disetujuinya perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
"Hari ini ada beberapa terima berita tahun ini Garuda mencetak laba Rp57 triliun sebenarnya laba buku karena itu ada pembalikan dari liabiliti setelah PKPU kemarin," katanya.