Share

Mendag: Harga Beras Naik Rp10 Perak Berdampak ke Inflasi

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 03 Oktober 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 320 2679668 mendag-harga-beras-naik-rp10-perak-berdampak-ke-inflasi-rUw83fxNxF.JPG Mendag Zulkifli Hasan. (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meminta agar Pemerintah daerah rajin memantau harga beras di pasar.

Alasannya karena kenaikan beras Rp10 saja berdampak pada inflasi.

"Beras pengaruhnya terhadap inflasi tinggi sekali sampai 3,33%. Jadi kalau harganya naik, jangan kan Rp100 perak, Rp10 aja bagi masyarakat miskin sangat terdampak, Oleh karena itu, Pemerintah Daerah harus terus mengecek stok di pasar, salah satunya Pasar Induk Beras Cipinang," ujar Mendag Zulhas dalam konferensi pers di PasarBeras Cipinang, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Memang kenyataannya, lanjutnya, Agustus hingga September harga beras merangkak naik.

 BACA JUGA:100 Hari Menjabat Menteri Perdagangan, Begini Rapor Kinerja Zulkifli Hasan

Salah satunya penyebabnya karena kenaikan harga gabah.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap Pemerintah Daerah merespons dengan cepat gejolak harga barang kebutuhan pokok.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pasalnya, Presiden Joko Widodo  (Jokowi) pun sudah memerintahkan kepala daerah untuk terus memantau harga barang kebutuhan pokok, seperti beras.

"Berapapun gejolak harga yang terjadi di pasar, Pemerintah Daerah diharapkan tetap menjaga sesuai harga standar. Misalnya dengan subsidi harga sehingga harga tidak bergejolak," tegasnya.

Mendag juga mengungkapkan pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait agar harga beras dapat terkendali, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

"Diharapkan operasi pasar dilakukan serempak di seluruh tanah air, terutama di daerah yang mengalami kenaikan signifikan agar harga terkendali," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini