Share

BUMN Ikut Lelang Proyek IKN, Incar Proyek Tol hingga Pembangunan Gedung

Suparjo Ramalan, iNews · Selasa 04 Oktober 2022 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 470 2680373 bumn-ikut-lelang-proyek-ikn-incar-proyek-tol-hingga-pembangunan-gedung-5bROtp5zrJ.jfif BUMN Ikut Lelang Proyek Ibu Kota Nusantara. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - BUMN konstruksi ramai-ramai mengajukan diri menggarap proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Pengajuan diri ditandai dengan aktifnya perusahaan dalam tender atau lelang proyek IKN.

Adapun BUMN Karya yang tercatat mengikuti tender sejumlah proyek infrastruktur diantaranya PT PP (Persero), PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Waskita Karya Tbk.

Baca Juga: Kepala Otorita: Jumlah Investor yang Berminat di IKN Sangat Banyak

Hutama Karya misalnya memperoleh kontrak pengerjaan proyek konstruksi Ibu Kota Negara Nusantara. Total nilai proyek yang diperoleh perseroan mencapai Rp5 triliun.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto membeberkan, paket pengerjaan proyek terdiri atas jalan tol dan gedung IKN Nusantara. Adapun nilai pengerjaan jalan tol sebesar Rp3,2 triliun.

Bila ditotalkan dengan proyek pembangunan gedung, maka nilai kontrak mencapai Rp 4 triliun hingga Rp5 triliun.

Baca Juga: Hutama Karya Raup Kontrak Infrastruktur IKN Rp5 Triliun

"Tol Rp3,2 triliun itu yang paket dimenangkan Hutama Karya, kalau sama gedung kira-kira Rp4 triliun hingga Rp5 triliun," ungkap Budi saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, dikutip Selasa (4/10/2022).

Untuk Waskita Karya, hingga Agustus tahun ini telah mengantongi kontrak pembangunan infrastruktur IKN sebesar Rp2,4 triliun.

Adapun, proyek tersebut terdiri atas pembangunan Jembatan Pulau Balang dengan nilai kontrak sebesar Rp2,2 triliun, serta Proyek Jalan Lingkar Sepaku dengan nilai kontrak sebesar Rp181 miliar.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Wiwi Suprihatno mengatakan, pekerjaan konstruksi proyek IKN Nusantara merupakan proyek yang rendah risiko secara bisnis. Proyek tersebut juga dinilai dapat memberikan dampak positif yakni adanya perbaikan kinerja perseroan.

Adapun dia BUMN Karya lainnya yakni Wijaya Karya dan PTPP akan membangun jalan tol IKN senilai Rp1,9 triliun. WIKA sendiri telah mendapatkan kontrak baru yaitu Jalan Tol IKN Segmen KKT Kariangau – SP. Tempadung.

Proyek tersebut dipercayakan oleh Kementerian PUPR kepada WIKA, PPPP, Jakon mengerjakan Kerja Sama Operasi (KSO) dengan nilai Rp1,9 triliun sesuai penandatanganan kontrak yang dilaksanakan Senin (29/8) awal pekan kemarin.

Proyek tersebut membentang sepanjang 7,3km dan menghubungkan antara wilayah Kota Balikpapan dengan Kab. Penajam Paser Utara sebagai bagian dari Jaringan Jalan Tol Menunjang Ibu Kota Negara Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini