Share

Malaysia Lirik Salah Satu Harta Karun Terbesar RI

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 04:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2681296 malaysia-lirik-salah-satu-harta-karun-terbesar-ri-EuHuz4EclS.jpg Petronas Minat Kembangkan Blok East Natuna. (Foto: Okezone.com/SKK Migas)

JAKARTA - Blok East Natuna menjadi salah satu ladang gas terbesar di Indonesia. Perusahaan migas asal Malaysia, Petronas pun dikabarkan berminat untuk pengembangan blok East Natuna.

Perlu diketahui, ketertarikan Petronas sudah diterima oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), Dwi Soetjipto damnakan langsung menjembatani pembicaraan dengan PT Pertamina (Persero) yang merupakan operator di Blok East Natuna.

“Mereka (Petronas) berminat, tapi harus negosiasi ke Pertamina juga,” ungkap Dwi Soetjipto saat ditemui disela menghadiri media gathering di Bandung, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: 4 Fakta Aspal Harta Karun Buton, Jokowi Ingin Stop Impor

Keterlibatan Pertamina memang jadi syarat wajib yang harus dipenuhi setiap peminat pengembang blok East Natuna. Bahkan pemerintah memberikan penugasan khusus kepada Pertamina untuk kembangkan East Natuna.

Sudah lebih dari lima tahun memang tidak ada lagi kelanjutan pengembangan blok East Natuna. Hal ini seiring keputusan ExxonMobil dan PTT EP yang sebelumnya merupakan bagian dari konsorsium East Natuna bersama Pertamina dan PTT EP memilih hengkang dan tidak melanjutkan kerja sama.

Baca Juga: RI Kembali Temukan 'Harta Karun' di Sumur Benuang, Apa Isinya?

Blok East Natuna memiliki kandungan gas yang sangat besar, 222 Tcf initial gas-in-place (IGIP) yang membuatnya menjadi undeveloped gas field terbesar di Asia Tenggara. Namun, kandungan gas yang besar tersebut datang dengan tantangan yang juga besar, dimana kandungan CO2-nya sangat tinggi (lebih dari 70%, merupakan single accumulation CO2 terbesar di dunia)

Dengan kondisi tersebut, Blok East Natuna diperkirakan memiliki sumberdaya kontingen sebesar 46 Tcf, atau hampir sama dengan total cadangan gas Indonesia (55 Tcf 2P di awal 2020).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain kandungan CO2 yang tinggi, tantangan lain dari pengembangan blok East Natuna adalah lokasinya yang terpencil; jarak dari Blok East Natuna ke pulau Natuna mencapai 225 km dan jarak ke Pulau Sumatera mencapai 1.000 km.

Menurut Dwi, Petronas jadi salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) paling aktif di tanah air. Beberapa proyek yang saat ini dikerjakan Petronas misalnya proyek Ketapang, Kemudian Petronas mampu realisasikan tambahan di Lapangan Bukit Tua.

Kemudian baru pengembangan di Blok North Madura, ada lapangan Hidayah. Kemudian Petronas juga ada di Andaman sama Repsol.

“Kita juga akan segera dorong kembangkan East Natuna,” ujar Dwi.

Baca selengkapnya: Diam-Diam, Malaysia Incar Harta Karun RI Terbesar di Dunia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini