Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengumuman! General Electric PHK Ratusan Karyawan

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Kamis, 06 Oktober 2022 |13:46 WIB
Pengumuman! General Electric PHK Ratusan Karyawan
Ilustrasi PHK. (Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Perusahaan General Electric Co melakan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke pekerja di unit angin darat.

Hal ini menjadi bagian dari rencana untuk merestrukturisasi dan mengubah ukuran bisnis yang bergulat dengan permintaan yang lemah, kenaikan biaya dan penundaan rantai pasokan.

Sumber mengatakan bahwa perusahaan pada Rabu waktu setempat memberi tahu karyawan di Amerika Utara, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika tentang pemberhentian tersebut.

Perusahaan juga memiliki rencana untuk memotong tenaga kerja angin darat di kemudian hari di Eropa dan Asia Pasifik.

 BACA JUGA:Korban PHK Bisa Upgrade Skill, Jangan Cuma Ambil Uang Tunai JKP

Pemotongan tersebut diperkirakan akan mempengaruhi 20% tenaga kerja unit angin darat di Amerika Serikat.

Kondisi ini sama dengan ratusan pekerja, kata salah satu sumber.

GE mengonfirmasi kepada Reuters bahwa mereka merampingkan bisnis angin daratnya sebagai tanggapan terhadap realitas pasar tetapi tidak berkomentar secara langsung tentang pengurangan tenaga kerja.

"Ini adalah keputusan sulit, yang tidak mencerminkan dedikasi dan kerja keras karyawan kami tetapi diperlukan untuk memastikan bisnis dapat bersaing dan meningkatkan profitabilitas dari waktu ke waktu," kata juru bicara GE Renewables dalam sebuah pernyataan e-mail seperti dilansir Reuters, Kamis (6/10/2022).

Angin darat adalah yang terbesar dari bisnis terbarukan GE, yang bersama-sama mempekerjakan 38.000 orang di seluruh dunia pada akhir 2021.

Namun, unit tersebut telah berjuang melawan biaya bahan baku yang lebih tinggi karena inflasi dan tekanan rantai pasokan.

Di Amerika Serikat, yang merupakan pasar angin darat paling menguntungkan bagi GE, ketidakpastian kebijakan menyusul berakhirnya kredit pajak produksi listrik terbarukan tahun lalu telah menekan permintaan pelanggan, yang menyebabkan penurunan pendapatan unit tahun ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement