JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat sepanjang perdagangan pekan depan. Pergerakan indeks saham akan berada di level 6.996-7.137.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, pada awal pekan IHSG terlihat sedikit lebih bersemangat dibandingkan pekan sebelumnya, peluang kenaikan mulai terlihat dalam jangka pendek.
"Namun tetap harus diwaspadai terhadap sentimen dari penurunan cadangan devisa yang telah terlansir sehingga dapat menjadikan peluang kenaikan IHSG menipis," ujar William dalam risetnya, Minggu (9/10/2022).
Baca Juga: Perusahaan Keramik AS Investasi Rp14,5 Triliun di Indonesia
William menambahkan, momentum tekanan masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka panjang,
Sebelumnya, IHSG dalam sepekan ditutup pada posisi 7.026,783 atau mengalami perubahan 0,2% dari posisi 7.040,798 pada penutupan pekan lalu.
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa mengalami perubahan sebesar 1,08 persen menjadi 1.224.595 kali transaksi dari 1.238.025 kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Proyek Ibu Kota Nusantara Bikin Industri Keramik Semangat
Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami perubahan 7,14 persen menjadi Rp12,921 triliun dari Rp13,914 triliun.
Investor asing pada Jumat (7/10/2022) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,301 triliun dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp72,944 triliun.
Peningkatan terjadi pada rata-rata volume transaksi Bursa sebesar 0,55 persen menjadi 23,416 miliar saham dari 23,289 miliar saham.
Kapitalisasi pasar Bursa mengalami perubahan 0,04 persen menjadi Rp9.234,683 triliun dari Rp9.238,085 triliun pada minggu lalu.
Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini diantaranya:
- KLBF
- ASRI
- ASII
- PWON