Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Lowongan Nyumbatin Saluran Air Biar Jakarta Banjir, Netizen: Agak Aneh Sih

Fayha Afanin Ramadhanti , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |17:55 WIB
Heboh Lowongan Nyumbatin Saluran Air Biar Jakarta Banjir, Netizen: Agak Aneh Sih
Heboh Lowongan Nyumbat Saluran Air di Jakarta. (Foto: Okezone.com/Feby)
A
A
A

JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan adanya info lowongan kerja untuk menyumbat air sehingga jalanan di Jakarta banjir saat musim hujan seperti sekarang.

Entah kabar tersebut benar atau tidak, para netizen sontak ramai membicarakan lowongan nyumbat air di Jakarta

"Sumpah baru tadi diomongin perusahaan temen w dapet tawaran job buat nyumbatin saluran di jakarttaaaa biar banjir, gokil!!!: tulis Twitter @sy*f*qb*ny, Senin (10/10/2022).

Baca Juga: Update Banjir Jakarta, BPBD DKI Catat 12 RT Masih Tergenang dan 208 KK Mengungsi

Postingan tersebut pun ramain dikomentari. Ada yang bertanya-tanya apakah lowongan tersebut benar hingga menilai sebagai tindak kejahatan.

"Ini beneran nder? Memang agak aneh sih masa baru ujan deres bentar udah banjir," tanya akun Twitter @l*v*_h*m*n.

"Banjiiiirr di jkt..🤔🤔Mau nyalahin GOT, SALURAN AIR,❓❓ Atauuu...yg suruh?? Kambèèèèng....‼" tulis @j*kl*l*ny

Baca Juga: BPBD DKI: Banjir di 68 RT Sudah Surut

"Kalo benar jahat banget ada perusahaan dapat tawaran nyumbatin saluran di Jakarta biar banjir," tulis @m*sp*y*j.

Sebagai informasi, Banjir di DKI Jakarta meluas merendam 53 Rukun Tetangga (RT) dari sebelumnya hanya merendam 33 RT berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta.

Banjir saat ini akibat meluapnya Kali Ciliwung usai Bendung Katulampa sempat berstatus Siaga 1 pada Minggu 9 Oktober 2022 malam.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 33 RT, saat ini menjadi 53 RT atau 0,174 % dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," kata Kepala BPBD Isnawa Aji, Senin (10/10/2022).

BPBD DKI Jakarta mencatat banjir paling parah terjadi di Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan ketinggian mencapai 3 meter.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat," ujarnya.

"Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial, AGD Dinkes, PMI untuk penanganan pengungsi. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," imbuhnya.

Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang terjadi. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbuhnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement