Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Menguat, Imbal Hasil Treasury AS Mulai Turun

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 19 Oktober 2022 |07:47 WIB
Wall Street Menguat, Imbal Hasil Treasury AS Mulai Turun
Wall Street (Foto: Okezone/Reuters)
A
A
A

Pembalikan kebijakan pada Senin lalu dari menteri keuangan Inggris Jeremy Hunt terus mendorong sentimen investor.

Saham Eropa memperpanjang reli kebijakan berbalik arah - dengan bantuan dari sektor teknologi - ditutup sedikit lebih tinggi hari ini.

Indeks STOXX 600 pan-Eropa (.STOXX) naik 0,34% dan indeks saham MSCI di seluruh dunia (.MIWD00000PUS) naik 1,13%.

Saham pasar berkembang naik 1,50%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang (.MIAPJ0000PUS) ditutup 1,55% lebih tinggi, sedangkan Nikkei Jepang (.N225) naik 1,42%.

Imbal hasil treasury goyah sepanjang sesi, tetapi telah turun tipis pada bel penutupan. Hasil benchmark 10-tahun terakhir di 3,9922%, dari 4,015% pada akhir Senin.

Obligasi 30-tahun terakhir naik 1/32 dalam harga untuk menghasilkan 4,0142%, dari 4,015% pada akhir Senin.

Pound Inggris merosot setelah melonjak hampir 2% pada hari Senin, yang menopang greenback terhadap sekeranjang mata uang dunia, tetapi dolar terakhir pada dasarnya datar, kenaikannya tertahan oleh sentimen investor risk-on.

Indeks dolar naik 0,02%, dengan euro naik 0,17% menjadi USD0,9855. Yen Jepang melemah 0,12% versus greenback di 149,22 per dolar, sementara sterling terakhir diperdagangkan di USD1,1327, turun 0,23% hari ini.

Harga minyak mentah turun di tengah kekhawatiran stok AS yang lebih tinggi dan tanda-tanda memudarnya permintaan global.

Minyak mentah AS turun 3,09% menjadi menetap di USD82,82 per barel, sementara Brent menetap di $90,03 per barel, turun 1,74% pada hari itu.

Dolar yang tidak berubah membantu mendukung kenaikan nominal emas. Sedangkan spot gold naik 0,1% menjadi USD1,650,94 per ounce.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement