JAKARTA - Para UMKM di Jakarta akan mendapatkan lapak baru untuk berjualan. Lapak ini akan berdiri di aset milik BUMN dan Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.
Hal ini dikatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir usai bertemu Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada kemarin.
"Kemarin saya bertemu pak Heru (Pj Gubernur DKI Jakarta) kita punya kesepakatan bahwa aset Pemda dan aset BUMN kita akan sinergikan untuk bisa memaksimalkan area untuk UMKM," kata Erick Thohir pada acara Pembagian NIB di Graha Jalapuspita Jakarta, Kamis (20/10/2022).
BACA JUGA:Erick Thohir: Pinjaman BRI 85% untuk UMKM
Hal tersebut diharapkan bisa menjadi wadah UMKM untuk mendapatkan akses pasar offline di masyarakat. Mengingat saat ini aktivitas masyarakat juga mulai berjalan normal seiring meredanya wabah pandemi covid 19.
Nantinya aset lahan milik BUMN maupun Pemda DKI bakal dicetak menjadi tempat berusaha para UMKM. Pemanfaatan aset BUMN misalnya yang ada pada Sarinah atau Pos Bloc, ke depan bakal diperbanyak dengan menambahkan aset Pemda.
"Kita sudah lakukan untuk PT Pos, di Pasar Baru ada Pos Bloc, kita sedang petakan supaya UMKM punya akses berjualan yang nyaman, tapi lokasinya harus bagus, kalau tidak nanti tidak ada yang datang juga, ini yang sedang kita sinergikan," kata Erick Thohir.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menambahkan pihaknya mendukung untuk kemudahan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sehingga diharapkan dengan mengantongi NIB ini para pelaku usaha bisa lebih mudah untuk mendapatkan akses permodalan ke lembaga keuangan formal.
"Ini sebagai bentuk dari terjemahan Perintah Presiden, kalau mengurus investasi jangan hanya yang besar saja, yang kecil-kecil juga harus," kata Bahlil.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.