Share

Transformasi Layanan Digital, Laba Bersih ASDP Capai Rp340 Miliar

Khairunnisa, Okezone · Kamis 20 Oktober 2022 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 320 2691390 transformasi-layanan-digital-laba-bersih-asdp-capai-rp340-miliar-pUoU0gs5ST.jfif Transformasi Digital Layanan ASP. (Foto: Okezone.com/ASDP)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi transformasi layanan digital yang dilakukan PT ASDPĀ Indonesia FerryĀ (Persero). Menurutnya program digitalisasi layanan tiket ferry berbasis online menjadi upaya mengikuti perkembangan zaman.

Erick mengatakan, pemesanan tiket secara onlineĀ (e-ticketing) lewat aplikasi dan website Ferizy membuat ASDP mampu mengatasi persoalan antrean yang telah terjadi bertahun-tahun di layanan penyeberangan, sehingga secara signifikan menghemat biaya logistik dan mendongkrak pergerakan penyeberangan.

Di mana layanan e-ticketing ini mengatur keseimbangan antara kapasitas angkut kapal dan demand penumpang maupun kendaraan di setiap pelabuhan, sehingga penumpang dan kendaraanĀ yang akan menyeberang sesuai dengan kapasitas kapal yang ada.

Baca Juga:Ā Tarif Angkutan Penyeberangan Naik Mulai 1 Oktober, Berikut Daftarnya

Artinya, penumpang dan kendaraan hanya diperbolehkan masuk ke pelabuhan (check in) sesuai dengan waktu yang telah dipilih saat membeli tiket dan selanjutnya pengguna jasa akan naik ke kapal dengan sistem first in first out (FIFO) setelah proses checkĀ in.

Sejak Mei 2020, ASDPĀ telah menerapkan digitalisasi layanan pemesanan tiket secara onlineĀ (e-ticketing) lewat aplikasi dan website, khususnya di lintasan utama Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk yang terbukti memberikan kemudahan bagi para pelanggan.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin mengatakan transformasi layanan digital tersebut merupakan komitmen ASDP sebagai BUMN dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa di seluruh Indonesia.

Baca Juga:Ā Logistik Meningkat, ASDP Diminta Tingkatkan Kualitas Layanan di Pelabuhan

"Reservasi tiket online Ferizy ini adalah upaya ASDP bertransformasi di era digital sekarang ini, sekaligus upaya kami untuk terus meningkatkan layanan kepada pengguna jasa. Dengan melakukan reservasi tiket secara online, calon penumpang kini makin dimudahkan dan tentunya aman dalam memesan tiket kapal ferry," katanya, Kamis (20/10/2022).

Shelvy mengatakan, penerapan transformasi layanan digital telah berkontribusi pada melesatnya laba perseroan. Menurut dia, pada semester I-2022, ASDPĀ berhasil mengantongi laba bersih konsolidasi sebesar Rp340 miliarĀ atau naik 123% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp152,52 miliar.

"Untuk semester II-2022, kami proyeksikan dapat mencetak laba sebesar Rp202,34 miliar atau 100% terserap dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP). Adapun perusahaan membidik total laba tahun ini sebesar Rp541,06 miliar atau tumbuh 65,82% dari laba pada 2021 sebesar Rp326,30 miliar,ā€ kata Shelvy.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Demikian pula, dari sisi kinerja operasional, ASDPĀ mencatat pertumbuhan yang signifikan setelah menerapkan transformasi layanan digital. Ke depan,Ā menurut Shelvy, ASDP mempertimbangkan untuk menerapkan marine operation system (MOS), sehingga seluruh stakeholderĀ terkait mengetahui keberadaan dan kondisi kapal, termasuk penumpang juga mengetahui jadwal kapal.

ASDPĀ juga berencana menggunakan secara optimal internet of things (IoT) di seluruh sistem operasi pelabuhan denganĀ target selesai pada akhir 2022.

"Kami akan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi termasuk dalam hal transformasi layanan digital, yang muaranya adalah kepuasan para pelanggan," tutup Shelvy.

Sebagai informasi, data ASDP menyebutkan sebelum implementasi Ferizy, pengguna jasa kapal ferry cenderung menyeberang pada malam hari dengan perbandingan 61% pada malam hari dan 39% siang hari, sehingga membuat produksi malam hari berada di atas kapasitas muat rata-rata kapal dan berakibat antrean kendaraan di pelabuhan.

Namun, pada Lebaran 2022 lalu, pengguna jasa yang dominan menyeberang pada malam hari berhasil tersebar secara merata melalui pembatasan kuota dengan porsi 42% malam hari dan 5 % siang hari di Pelabuhan Merak, Banten, dan 49,7% malam hari dan 50,3% siang hari di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pengguna jasa sudah tersebar merata di setiap jamnya sesuai dengan jadwal yang dipilih dan kapasitas angkut alat produksi di pelabuhan (flattening the curve).

Sejalan, jumlah penumpang yang menyeberang di total empat pelabuhan yang menerapkan tiket online Ferizy juga terus mengalami peningkatan secara signifikan. Pada periode 1 Maret-31 Desember 2020, total jumlah penumpang ASDP mencapai 7.004.012 orang.

Lalu, jumlah penumpang yang menyeberang periode 1 Januari-31 Desember 2021 mencapai 11.293.177 penumpang dan jumlah penumpang yang menyeberang pada periode 1 Januari-2 September 2022 tercatat 11.659.275 penumpang. Secara total, penumpang yang menyeberang pada periode 1 Maret 2020 hingga 2 September 2022 mencapai 30 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini