Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trade Expo Indonesia ke-37, Kemendag Gelar Forum Bisnis

Rizky Fauzan , Jurnalis-Sabtu, 22 Oktober 2022 |18:28 WIB
Trade Expo Indonesia ke-37, Kemendag Gelar Forum Bisnis
Forum bisnis mengenal pasar Australia di TEI 2022 (Foto: Kemendag)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perdagangan menggelar forum bisnis bertajuk “Memahami Pasar Australia” dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37. Forum bisnis ini diharapkan bisa memaksimalkan berbagai perjanjian perdagangan antara Indonesia dengan Australia, salah satunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA).

“Dengan ekonomi terbesar ke-13 di dunia, dan kedekatan dengan Indonesia secara geografis, Australia merupakan pasar menarik bagi Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi di Tangerang, Banten, Sabtu (22/10/2022).

Kerangka IA-CEPA merupakan perjanjian perdagangan internasional terlengkap dan terdalam dibanding perjanjian perdagangan bilateral lainnya, memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk pertanian, perikanan, industri dan kehutanan, termasuk produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menurut Didi, implementasi IA-CEPA yang makin bergulir membuka peluang bagi eksportir Indonesia untuk mendalami pasar negara tetangga itu. Selain menghapus seluruh tarif bea masuk Australia, IA-CEPA juga mendorong potensi kemitraan ‘powerhouse’ antara dunia usaha Indonesia dan Australia.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik, total perdagangan Indonesia-Australia dalam periode delapan bulan terakhir (Januari hingga Agustus 2022) mengalami kenaikan lebih dari 8 persen dibandingkan total perdagangan selama kedua negara selama tahun 2021. Perdagangan Indonesia-Australia juga didominasi produk non-migas.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono mengatakan, dengan mengoptimalkan isi perjanjian dalam IA-CEPA, peluang yang ada dapat dipakai untuk mendorong ekspor Indonesia ke Australia, termasuk melalui usaha kecil dan menengah, yang merupakan tulang punggung perekonomian negara.

“Kami harapkan melalui ajang Trade Expo Indonesia ke-37, kontribusi UKM terhadap nilai ekspor Indonesia, terutama dalam memasuki pasar Australia, bisa ditingkatkan,” kata Siswo.

Mengingat sifat perdagangan Indonesia dan Australia yang komplementer, industri kedua negara juga mendapatkan manfaat berupa ketersediaan sumber bahan baku dengan harga kompetitif.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement