Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebutuhan Industri Hijau, PLN Punya 8,5 GW Pembangkit Listrik EBT

Fayha Afanin Ramadhanti , Jurnalis-Selasa, 25 Oktober 2022 |18:12 WIB
Kebutuhan Industri Hijau, PLN Punya 8,5 GW Pembangkit Listrik EBT
Pembangkit listrik EBT (Foto: Okezone)
A
A
A

Selain itu, pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) juga ditingkatkan dengan total penambahan kapasitas terpasang 4,7 gigawatt hingga tahun 2030.

Menurutnya, Indonesia juga punya potensi panas bumi yang bisa dikembangkan dengan target penambahan kapasitas terpasang sebesar 3,4 gigawatt dalam delapan tahun ke depan.

"Kami juga menggali potensi sumber daya lain seperti bayu, biomassa, biogas, sampah dan pembangkit energi baru terbarukan baseload dengan total penambahan kapasitas pengembangan bisa mencapai 2,5 gigawatt," terang Darmawan.

Khusus tahun ini, PLN telah menambah kapasitas energi baru terbarukan sebesar 159,35 megawatt yang bersumber dari pembangkit listrik di 20 lokasi. Jumlah penambahan daya setrum bersih itu naik drastis karena dari 11 lokasi pembangkit yang ditargetkan justru realisasinya mencapai 20 lokasi pembangkit.

Rincian penambahan 159,35 megawatt energi baru terbarukan tersebut, yakni 87,07 megawatt dihasilkan oleh PLTA, 69,38 megawatt dari PLTP, dan 2,91 megawatt dari PLTS.

“Saat ini kita tengah menghadapi transisi energi. Selanjutnya, kita akan menggunakan pembangkit listrik yang berbasis energi baru terbarukan. Namun, transisi energi bukan sekadar itu, tetapi ini adalah peralihan dari bahan bakar berbasis fosil yang impor dan mahal ke energi baru terbarukan yang lokal, murah, dan ramah lingkungan,” pungkas Darmawan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement