Share

Begini Strategi Pertamina Tambah Produksi Migas

Rizky Fauzan, MNC Portal · Rabu 26 Oktober 2022 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 320 2695013 begini-strategi-pertamina-tambah-produksi-migas-QF0Xf2jdZG.jfif Pertamina. (Foto: Pertamina)

JAKARTA - Pertamina berhasil meningkatkan kontribusi terhadap capaian produksi gas nasional melalui Lapangan Offshore Sisi Nubi yang mengalami kenaikan produksi ke level 160 MMscfd (juta standar kaki kubik) pada 20 Oktober 2022.

Sebelumnya, lapangan Sisi Nubi mengalami fase declining sampai pada level 60 MMscfd pada Juli 2020.

Saat ini, lapangan Sisi Nubi berkontribusi sebesar hampir 30% produksi gas dari Wilayah Kerja (WK) Mahakam, di mana sebelumnya pencapaian tertinggi diraih pada bulan November 2019.

 BACA JUGA:Garap Panas Bumi, Erick Thohir Ingin Pertamina, PLN dan Star Energy Merger

General Manager PHM, Krisna, menyampaikan keberhasilan peningkatan produksi gas PHM sebagai dampak positif dari insentif migas yang telah diberikan oleh pemerintah kepada PHM pada tahun 2021, berupa percepatan depresiasi dan pembebasan PPN.

Sehingga PHM dapat membangun tambahan anjungan serta melakukan pengeboran sumur baru yang lebih banyak untuk mendukung peningkatan produksi.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

“Kami menerapkan praktik pengeboran yang lebih efektif, efisien, dan cepat dalam menemukan sumber daya migas baru dari kegiatan eksplorasi maupun pengembangan (eksploitasi). Pencapaian ini merupakan realisasi program kerja Perusahaan yang didukung adanya persetujuan insentif migas dari pemerintah,” ujar Krisna melalui keterangan tertulis, Rabu (26/10/2022).

Krisna menjelaskan peningkatan produksi ini merupakan kontribusi sumur-sumur anjungan baru di North Sisi dan North Nubi yang mulai beroperasi pada bulan Juni dan Agustus 2022, serta program perawatan dan intervensi pada sumur-sumur eksisting.

“Keberlangsungan produksi di Lapangan Sisi Nubi ini didukung oleh keandalan fasilitas produksi yang telah menjalani program perawatan secara sistematis serta inspeksi perpipaan yang dilakukan secara regular. Selain itu, peningkatan produksi lapangan ini dapat terwujud berkat kolaborasi yang baik antar semua fungsi yang terkait, antara lain Subsurface Development & Planning, Project, Drilling & Intervention, serta Production Operations,” jelas Krisna.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih PHM di lapangan Sisi Nubi tidak lepas dari dukungan SKK Migas serta PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk perusahaan.

Program pengeboran sumur baru di lapangan ini masih berlangsung dan diharapkan akan terus berkontribusi untuk penambahan produksi gas nasional dari Mahakam.

“Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi dan melakukan pengeboran sumur-sumur baru sebagai langkah strategis dalam menahan laju penurunan produksi alamiah dan menjaga tingkat produksi migas guna mendukung pencapaian target produksi migas nasional 2030,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini