Share

Sri Mulyani Minta PLN Kerja Sama Kurangi Emisi

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Rabu 26 Oktober 2022 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 320 2695152 sri-mulyani-minta-pln-kerja-sama-kurangi-emisi-FIy5c5tKwD.jpg Sri Mulyani minta PLN turunkan emisi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta PLN melakukan kerja sama dengan pihak eksternal untuk mengurangi penggunaan batu bara. Hal ini sebagai upaya menekan emisi karbondioksida.

"Bagaimana sektor privat bisa ikut berkontribusi terhadap penurunan emisi bergantung kemampuan PLN menyediakan platform yang workable, dan membuat pola kerja sama yang menguntungkan Indonesia," kata Sri Mulyani dilansir dari Antara, Rabu (26/10/2022).

Ia menyebut Indonesia membutuhkan USD280 miliar atau sekitar Rp3.400 triliun untuk melakukan transisi energi dan mencapai target National Determined Contribution (NDC) dimana Indonesia bertekad menurunkan emisi karbon 31,89% dengan upaya sendiri dan 43,20% dengan bantuan internasional di 2030.

Oleh karena itu, PLN juga diminta turut mencari solusi agar pendapatan per kapita masyarakat yang diperkirakan meningkat, dan ikut mengerek naik konsumsi listrik, tidak menyebabkan emisi karbondioksida Indonesia turut naik.

"PLN akan menentukan kemampuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi yang naik dan kemampuan Indonesia untuk ikut bersama-sama seluruh negara di dunia mengurangi ancaman perubahan iklim," katanya.

Ia menyebutkan sejak 1881 hingga 2018 temperatur di Indonesia meningkat rata-rata 0,03 derajat celcius per tahun. Sementara, melalui Paris Agreement, negara-negara di dunia bertekad agar iklim bumi tidak lebih tinggi dari 1,5 derajat celcius di atas level sebelum revolusi industri.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Kalau dilihat dari trennya kenaikan temperatur akan mencapai 1,5 derajat celcius atau bahkan bisa melewati 2 derajat celcius. Kalau dunia makin hangat, konsekuensinya ekstrem, di mana Indonesia sebagai negara kepulauan juga akan terdampak," kata Sri Mulyani.

Dia juga mengharapkan PLN dapat turut dalam energy transition mechanism dengan mengurangi porsi penggunaan batu bara untuk Pembangkit Listrik tenaga Uap (PLTU) secara bertahap dan menguntungkan semua pihak.

"Kita juga perlu memikirkan kalau mau membangun sumber energi listrik yang baru dan terbarukan apa yang harus dilakukan agar tetap kompetitif. Kita perlu sesuaikan kepentingan internasional yang ingin membantu Indonesia dengan kepentingan kita sendiri untuk membangun sektor energi listrik yang efisien dan bersih," ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini