Indonesia, lanjut Erick, sejatinya sudah mampu memproduksi konten lokal. Dia mencontohkan dari lina film buatan anak bangsa, setidaknya sudah ditonton 27,1 juta penonton. Jumlah tersebut lebih tinggi dari penonton film Hollywood yang mencapai 22,1 juta.
Jumlah penonton di Tanah Air tersebut menjadi pasar potensial bagi industri perfilman dalam negeri. Sehingga mampu membawa para kreator Indonesia bersaing di industri kreatif secara global.
Erick mengungkapkan pemerintah melalui Kementerian BUMN terus mendorong tumbuhnya konten-konten lokal yang berkualitas.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.