Proyek ini pun diharapkan akan dimulai pada 2012-2014 dengan target kontruksi awal pada 2015 dan akan mulai beroperasi pada 2025. Sayangnya, rencana tersebut belum terealisasikan lagi.
Pembangunan JSS dengan biaya yang tidak sedikit dan membutuhkan waktu yang panjang tentu bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Pemerintah juga mempertimbangkan berbagai macam hal.
Hatta Rajasa yang pada 2013 menjabat sebagai Menko Perekonomian juga turut berkomentar. “Kalau dana APBN digunakan Rp200 triliun untuk bangun JSS, orang Kalimantan, Papua, Aceh akan marah. Karena mereka mau bangun jembatan, bagun waduk di daerah mereka saja masih antre,” ujarnya yang Okezone kutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Selasa (1/11/2022).
Berikut biaya total tersebut menggunakan standar harga 2009, belum memperhitungkan eskalasi harga, bunga bank serta tidak termasuk biaya untuk pengembangan wilayah Selat Sunda. Dalam pemaparannya rencana biaya total konstruksi jembatan selat sunda, yakni:
Seksi I USD704.847.248
Seksi II USD3.505.952.600
Seksi III USD855.980.699
Seksi IV USD3.490.673.063
Seksi V USD594.121.678
M/E USD101.500.000
Total pembangunan USD9.253.075.288
Nah, demikian pembahasan mengenai Biaya Pembangunan Jembatan Selat Sunda.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.