Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendiri Agung Sedayu Jadi Investor Primadaya Plastisindo (PDPP), Siapa?

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Kamis, 03 November 2022 |15:21 WIB
Pendiri Agung Sedayu Jadi Investor Primadaya Plastisindo (PDPP), Siapa?
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Primadaya Plastisindo Tbk (PPDP) mengumumkan masuknya investor strategis yakni pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma, dalam serangkaian proses aksi penawaran umum atau initial public offering (IPO).

Direktur Utama PT Primadaya Plastisindo Tbk, Kennie Angesty mengatakan saat ini perseroan telah selesai melakukan masa penawaran awal dan telah mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami juga telah mendapati investor strategis yang meyakini perseroan mampu memiliki pertumbuhan yang positif dan potensi untuk terus berkembang serta memiliki tata kelola perusahaan yang baik," kata Kennie dalam keterangan resminya, Kamis (3/11/2022).

Seperti diketahui, produsen industri plastik ini melepas sebanyak 500 juta lembar sasham atau sebanyak 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO ini.

Perseroan memakai nilai nominal sebesar Rp100 per saham dan menawarkan harga pelaksanaan sebesar Rp200 per saham.

Dengan demikian, potensi dana yang akan diraup perseroan nantinya sebanyak Rp100 miliar. Adapun nantinya saham berkode PDPP ini akan masuk dalam daftar saham syariah.

Kennie menuturkan bahwa seluruh dana hasil IPO, sekitar 67% akan digunakan untuk ekspansi pembelian mesin dan meningkatkan kapasitas produksi perseroan, serta varian produk. Adapun 33% digunakan untuk modal kerja, seperti pembelian raw material HDPE, PET, Polypropylene, dan operasional perusahaan.

Menurutnya, perseroan akan memakai sejumlah strategi untuk memaksimalkan pertumbuhan ke depan, seperti peningkatan sumber daya manusia, perluasan pangsa pasar produk melalui e-commerce dan distributor, hingga menambah mitra dagang, serta melakukan diversifikasi produk dan market.

"Industri kemasan plastik sangat dibutuhkan massyarakat, tetapi lokasi sangat penting untuk menekan waktu dan biaya pengiriman. Dengan perluasan geografis, strategi diversifikasi, maka kemampuan untuk menyerap kebutuhan akan cepat bertumbuh di daerah-daerah," pungkas Kennie.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement